Kunjungan Wisman ke Bali Capai Dua Ribu Orang per Hari
DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Sukawati menyebutkan bahwa saat ini jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (Wisma) ke Bali kian meningkat yang rata-rata mencapai 2 ribu orang per hari.
Hal itu diungkapkan pria akrab disapa Cok Ace ini saat menjadi pembicara workshop nasional yang digelar Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia bertajuk “Pemulihan Sektor Pariwisata Global melalui Penguatan UMKM dan Komunitas dalam Kerangka G20”, melalui daring pada Kamis (21/4).
“Walaupun masih jauh dari rata-rata kunjungan wisatawan sebelum pandemi, yaitu 17,500 orang per hari. Tetapi sangat berarti, apabila dibandingkan kunjungan wisman tahun 2020-2021 yang berjumlah nol orang per hari.,” ujarnya.
Cok Ace yang juga menjadi Ketua PHRI Bali ini mengatakan, kian membaiknya kondisi jumlah kunjungan wisatawan asing ke Bali ini disebabkan oleh kebijakan kemudahan bagi PPLN dikeluarkan yang pemerintah.
“Aturan masuk ke Bali sudah lebih sederhana dibandingkan sebelumnya. Seperti Visa on Arrival (VoA) diberikan kepada 43 negara, pemberian bebas visa kepada 9 negara ASEAN, bagi PPLN yang telah mendapatkan vaksin lengkap atau booster bisa masuk ke Bali tanpa swab test PCR di entry point. Cukup memiliki bukti vaksin lengkap dan hasil negatif PCR sebelum keberangkatan 2x24 jam,” urainya.
Karena makin sedikit aturan yang menyulitkan, maka makin lebih banyak wisatawan mancanegara dating mengunjungi Bali. Selain itu, UNWTO memprediksi keinginan wisatawan mancanegara untuk melakukan travelling yang sama dengan sebelum pandemi (2019), terjadi di tahun 2024.
Sedangkan untuk makin lebih meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan asing datang mengunjungi Bali, Dinas Pariwisata (Dispar) Bali telah menyiapkan anggaran 4 series video promosi. Yaitu, Bali is Ready, We Love Bali, Vibration of Bali dan The Harmony of Bali.
“Karena keterbatasan anggaran, promosi dilaksanakan secara online. Video tersebut ditayangkan melalui channel Wonderful Indonesia milik Kementerian Parekraf dan berbagai media social,” akunya.
Kemudian kerjasama antarapemerintah dan swasta dalam mendukung pemulihan pariwisata dan ekonomi Bali dengan mendatangkan familiarization trip/FamTrip (Kedutaan Besar Tokyo, Kementerian Parekraf, maskapai penerbangan dan usaha pariwisata).
Ditambah lagi, pelaksanaan berbagai event budaya, MICE (Meeting, Incentives, Conventions dan Exhibitions) di Bali yang jumlahnya mencapai 7 event budaya, 7 event MICE dan 9 event olahraga. (Ady)