Jadi Sentral Pariwisata, Kuta Selatan Harus Aman dan Nyaman
BADUNG, PODIUMNEWS.com - Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa mengingatkan bahwa Kuta Selatan sebagai sentral pariwisata harus dijaga sehinga tidak tercoreng oleh ulah segelintir orang yang dapat merusak citra pariwisata Bali di mata internasional.
Hal itu disampaikan Wabup Suiasa saat memberikan pengarahan tentang pengamanan Hari Raya Raya Idul Fitri untuk wilayah Kuta Selata, Kamis (28/4) di Badung.
“Bukan hanya menjelang hari raya dan sesudah Hari Raya Idul Fitri, juga pada hari-hari lain tetap dilaksanakan tugas-tugas keamanan secara maksimal di Kuta Selatan dan di seluruh Badung untuk keamanan dan kenyamanan,” tegasnya
Terlebih, kata dia, Kuta Selatan mempunyai banyak wilayah perumahan. Ini tentu membutuhkan system keamanan yang lebih supaya tercipta suasana stabilitas.
“Kita harus ngeh dan sensitif ( terhadap lingkungan, red) karena suasana seperti ini (tidak menjaga keamanan, red) akan membawa kondisi kurang baik. Bilamana kita tidak bisa menjaga stabilitas ketentraman di Kuta Selatan akan mempengaruhi seluruh Badung dan Bali,” ucapnya.
Untuk menjaga stabilitas keamanan itu, pihaknya meminta pengendalian terhadap penduduk pendatang dicermati dan didata secara bijak dengan pendekatan humanis.
“Kepada semua pihak dalam menjalankan tugas-tugas negara tentunya kita harus bergandengan tangan untuk membangun Badung yang kondusif, yang tentram dan nyaman baik sebelum Idul Fitri dan setelahnya,” ajaknya
Selain itu, ia juga meminta masyarakat tidak mudah terpengaruh isu tidak benar sehingga dapat mengacaukan tatanan ketentraman hingga memecah belah kebersamaan selama ini.
“Seperti diketahui belakangan ini, baik di masyarakat apalagi di medsos, kalau tidak bijak dalam mencerna dan mengamati ini tentu bisa menimbulkan sesuatu yang negatif dalam kehidupan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Kuta Selatan I Ketut Gede Artha mengatakan, pihaknya bersama Satgas Covid-19 sedang melaksanakan pengawasan ketat kepada masyarakat dan pendatang.
“Hal ini tentu untuk menekan tersebarnya Covid-19 di masyarakat agar tidak merambah dan menjamah masyarakat di Kuta Selatan,” ujarnya. (Ricky)