Dikunjungi 430 Ribu Wisatawan, Kapolri Cek Prokes Objek Wisata di Bali
BADUNG, PODIUMNEWS.com – Serangkaian kunjungan kerja ke Bali, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mendatangi tempat wisata Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) dikawasan Pecatu Ungasan, Kuta Selatan, Badung pada Kamis (5/5).
Kedatangan Kapolri Listyo Sigit guna memastikan penerapan protokol kesehatan (Prokes) di tempat daerah tujuan wisata di Bali, salah satunya GWK.
Rombongan Kapolri datang ke GWK sekitar pukul 16.00 Wita, bersama pejabat dari Mabes Polri didampingi Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra dan Kapolresta Denpasar AKBP Bambang Yugo Pamungkas.
Sesampainya di GWK, Kapolri mengecek lokasi pembelian tiket hingga ke dalam patung GWK. Kapolri mengatakan dirinya melakukan peninjauan di Bali karena Bali selama liburan Idul Fitri 1443 Hijriah mendapat limpahan 435.308 orang wisatawan.
"Hari ini saya melakukan pengecekan terkait dengan Prokes di GWK. Saya mengecek satu per satu mulai dari tempat pembelian tiket sampai ke dalam GWK. Saya temukan di setiap corner disediakan barcode aplikasi PeduliLindungi. Selain itu ada pembagian masker secara gratis bagi pengunjung yang tidak pakai masker," ungkapnya.
Sehingga Kapolri Sigit langsung menyampaikan ucapan terima kasih kepda pengelola objek wisata GWK. Mantan Kabareskrim ini berharap paska liburan Lebaran kali ini laju Covid-19 tetap dapat dikendalikan. Salah satu upaya dan langkah tepat yang dilakukan adalah disiplin menerapkan Prokes.
Dalam kesempatan itu juga Kapolri meminta kepada seluruh pengelola objek wisata untuk melakukan hal yang sama seperti di GWK. "Kita harus antisipasi, paska liburan Idul Fitri ini lalu Covid-19 dikendalikan. Puncak arus balik wisawatan diperkirakan Minggu 8 Mei 2022," tegas jenderal Listyo Sigit.
Untuk di GWK, Kapolri Sigit mengaku mendapat laporan dari pengelola bahwa kunjungan selama liburan panjang ini sama seperti situasi normal sebelum Covid-19. Hal serupa terjadi di beberapa wilayah lain di Indonesia.
Kapolri juga mendapatkan laporan ada sebanyak 435.308 yang masuk ke Bali baik melalui jalur udara maupun laut selama liburan ini. "Potensi ini pada satu sisi pasti meningkatkan perekonomian di Bali, namun di sisi lain ada hal yang harus dijaga, seperti pengendalian Covid-19," tegasnya.
Ia mengungkapkan saat ini Polri sedang melakukan berbagai langkah-langkah menangani arus balik mudik. Mengantisipasi kemacetan selama arus balik, Polri mengambil langkah-langkah. Khususnya untuk di wilayah Jawa Barat dan wilayah langganan kemacetan dilakukan berbagai strategi dalam menangani arus lalu lintas.
Sementara dari Kementerian Perhubungan Kapolri mendapat informasi menambah kapal angkut penumpang. "Dengan persiapan ini diharapkan arus balik dapat dikendalikan dengan baik," harapnya. (Ricky)