Podiumnews.com / Aktual / News

Bobol Gembok Sel, Dua Tahanan Kabur dari Mapolresta Denpasar

Oleh Podiumnews • 08 April 2019 • 05:29:35 WITA

Bobol Gembok Sel, Dua Tahanan Kabur dari Mapolresta Denpasar
Kedua tahanan yang kabur dari tahanan Polresta Denpasar.

DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Dua tersangka yang terlibat kasus pencurian dengan pemberatan (curat), Christoni Kaledi Bonung (22) dan Jemmy Sinaga (37), melarikan diri dari ruang tahanan Satreskrim Polresta Denpasar, Minggu (7/4) dini hari. Keduanya kabur setelah membobol gembok ruang tahanan di lantai dua, timur ruang Satreskrim.

Kedua tahanan itu juga sempat mencuri handphone milik petugas jaga yang diletakkan di atas meja. Christoni Kaledi Bonung beraasal dari Kampung Praikatonlu, Desa Anapalu, Kecamatan Umbu Ratunggai Barat, Kabupaten Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Jemmy Sinaga dari Desa Dabasah, Kecamatan Bondowoso, Jawa Timur.

Dua tersangka ini kabur saat petugas yang berjaga lengah. Pelarian keduanya diketahui oleh dua petugas jaga sekitar pukul 04.30 Wita. “Petugas jaga yang terbangun dari tidur melihat gembok tahanan sudah dalam kondisi terbuka. Setelah dicek, Christoni dan Jemmy tidak ada di sel. Tahanan lain tidak tahu kapan mereka kabur,” kata sumber.

Kaburnya kedua tahanan itu membuat Kapolresta Denpasar, Kombes Ruddi Setiawan, marah. Perwira melati tiga ini langsung mengerahkan kekuatan penuh untuk melakukan pengejaran. Informasinya, kedua tahanan ini sebelumnya ditahan di Rutan Polresta Denpasar yang berada di lantai satu, selatan Gedung Pesat Gatra Polresta Denpasar.

Di dalam tahanan, keduanya sering berulah. “Mereka sering mengambil makanan, rokok dan uang tahanan lainnya,” beber sumber. Karena itu, Satuan Tahti yang membawahi Rutan Polresta Denpasar berkoordinasi dengan Satuan Reskrim untuk memindahkan kedua tahanan ini ke ruang tahanan sementara di lantai dua dekat ruang Sat Reskrim.

Cristoni dan Jemmy ini dipindahkan pada Rabu (3/4). Baru tiga hari, mereka kabur dari tahanan. Ada dugaan, dua petugas jaga dihipnotis sehingga tertidur pulas. Kasatreskrim Polresta Denpasar, Kompol Wayan Arta Ariawan, dikonfirmasi melalui Whatsapp, Minggu (7/4) malam, belum memberikan komentar terkait kaburnya dua tersangka. (ENI/PDN)