Jumlah Penumpang Kapal Laut Melonjak Capai 1,3 Juta Orang
JAKARTA, PODIUMNEWS.com – Melonjaknya jumlah penumpang kapal laut sejak bulan Februari lalu, diperkirakan karena makin membaiknya fasilitas dan pelayanan dari PT PELNI.
Data PELNI menyebutkan, per Februari 2022 jumlah penumpang tercatat 146.344, lalu pada Maret mencapai 159.565 penumpang, memasuki April jumlahnya mencapai 256.960 penumpang.
Memasuki Mei 2022, PELNI mencatat jumlah penumpang menembus 371.363, dan terus bergerak naik per 12 Juni 2022 dengan jumlah penumpang menyentuh 125.792. Jika ditotal periode Januari sampai dengan Juni penumpang kapal PELNI nyaris mencapai 1,3 juta orang.
Vice President Pemasaran Angkutan Penumpang PT PELNI Sukendra mengungkapkan, angka tersebut naik dibandingkan dengan low season periode Maret 2022.
"Terdapat kenaikan rata-rata per minggu dibandingkan pada minggu low season periode Maret, dan minggu kedua Juni," katanya, Sabtu (9/7).
Menurut Sukendra, sekarang banyak masyarakat yang beralih moda transportasi. Apalagi sekarang pembelian tiket kapal laut semakin mudah dan fasilitas yang ditawarkan tak ketinggalan zaman.
Ia menyontohkan, KM Doloronda yang berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priok menuju Pelabuhan Yos Sudarso Ambon memiliki segudang fasilitas.
Mulai dari pembelian tiket yang kini lebih mudah yaitu memesan via website atau aplikasi Pelni Mobile. Dulunya pembelian harus ke kantor cabang Pelni.
"Ini mudah karena tak harus berdesakan dengan antrean ketika membeli tiket. Hal ini juga membuat hilang para calo tiket karena pembelian bisa dilakukan oleh siapapun, kapanpun dan dimanapun," ujar Sukendra.
Kemudian untuk makanan juga lebih baik dibandingkan periode tujuh tahun lalu. Dulunya Pelni masih menggunakan sterofoam yang tidak ramah lingkungan. Kini menggunakan kotak makan yang ramah lingkungan.
Selanjutnya menu makanan juga sehat karena selain nasi, lauk dan sayuran, juga diberikan suplemen berupa susu, jus atau biskuit yang mengkuti jadwal makanan harian. Di kelas ekonomi juga ada terminal listrik untuk mengisi daya smartphone. Dulunya para penumpang mengantre di mengisi daya di kantin.
"Lalu tersedianya mini bioskop bahkan Play Station semakin memanjakan para penumpang. Ada juga kios-kios makanan seperti Pelni Mart yang menjual berbagai macam jajanan. Lalu Dapoer Pelni yang menyediakan masakan siap saji, bahkan kios fesyen yang menjual pakian pria dan wanita juga tersedia dalam kapal," imbuh dia.
Sukendra menyebut sekarang semua kapal PELNI dilengkapi dengan sinyal telepon dan sms tanpa data. Sebenarnya, terdapat wifi yang bisa mengakses internet, namun itu hanya bisa digunakan untuk kebutuhan navigasi kapal. Namun, dengan adanya sinyal telepon di tengah laut merupakan sebuah perubahan besar.
"Tak ada lagi kata-kata sulit sinyal ketika berlayar bersama PELNI. Semoga dalam beberapa waktu mendatang, sinyal internet sudah bisa menemani penumpang berlayar," imbuhnya. (rik/sut)