Search

Home / Ekonomi

Produksi Kertas Linting Rokok, PT Mitra Prodin Perlukan 7000 Naker

Editor   |    24 Juli 2022    |   18:48:00 WITA

Produksi Kertas Linting Rokok, PT Mitra Prodin Perlukan 7000 Naker
Proyek pembangunan pabrik kertas linting PT.Mitra Prodin di Desa Penyaringan di atas lahan seluas 5 hektar. (foto/edy)

NEGARA, PODIUMNEWS.com - Sebuah perusahan kertas linting rokok PT Mitra Prodin yang sedang membangun pabriknya di Desa Penyaringan, Jembrana memerlukan setidaknya 7000 tenaga kerja. Bahkan rekrutmen tenaga kerja akan dimulai hari Senin (25/7), melalui koordinator yang sudah ditunjuk di masing-masing kecamatan.

Pembangunan pabrik kertas linting rokok di Jembrana ini, merupakan pengembangan bisnis PT Mitra Prodin yang memiliki bisnis sejenis yang sudah berhasil di kawasan Jalan Prof Dr Ida Bagus Mantra.

Bupati Jembrana, I Nengah Tamba mengaku gembira sekaligus optimis, kehadiran PT Mitra Prodin di daerahnya akan mampu mengatasi masalah ketenagakerjaan dan ekonomi pasca Covid-19. "Kami yakin kehadiran Mitra Prodin akan membawa perubahan bagi ekonomi dan ketenagakerjaan di Jembrana,” katanya, Sabtu (23/7).

Karenanya, ketika manajemen PT Mitra Prodin menyampaikan rencananya untuk mengembangkan sayap ke Jembrana, langsung disambut antusias. Bahkan untuk kebutuhan lahan seluas 5 hektar, langsung bisa direalisasikan di Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo.

Karena jumlah naker yang direkrut lumayan banyak, Nengah Tamba minta dinas terkait ikut melakukan pengawasan dan memberikan dukungan terkait proses rekrutmen sehingga proses lancar.

Bupati yang juga politisi Partai Demokrat ini mengingatkan, dalam proses rekrutmen tidak dipungut biaya alias gratis. Kalau ada oknum yang coba-coba melakukan pungutan dalam proses rekrutmen mohon dilaporkan. "Kalau ada oknum yang melakukan pungutan tolong laporkan kepada panitia," pinta bupati.

Secara terpisah, Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Tenaga Kerja (PMPTSPTK) Jembrana, Made Gede Budhiarta menjelaskan pihak perusahaan memang telah menunjuk 5 orang sebagai penanggungjawab perekrutan yang berasal dari masing-masing kecamatan.

“Lima orang ini yang disebut lima pilar akan menerima dan menginput data lamaran yang masuk sesuai dengan wilayah asal pelamar per kecamatan. Sebelum nantinya akan dipanggil untuk mengikuti proses seleksi lanjutan,” terangnya. (edy)


Baca juga: Meat-O Ajengan, Café dan Resto Modern “Rasa Bintang Lima, Harga Kaki Lima”