Podiumnews.com / Aktual / Hukum

Pembentukan Karakter dan Kepribadian, Tahanan Rutan Polda Bali Sembahyang Bersama

Oleh Podiumnews • 06 Mei 2019 • 17:43:32 WITA

Pembentukan Karakter dan Kepribadian, Tahanan Rutan Polda Bali Sembahyang Bersama
Para tersangka penghuni Rutan Polda Bali dengan cara sembahyang bersama sebagai salah satu cara pembentukan karakter dan kepribadian.

DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Polda Bali melakukan pembentukan karakter dan kepribadian terhadap para tersangka penghuni Rutan Polda Bali dengan cara sembahyang bersama. Ini merupakan bagian kegiatan pembinaan rohani untuk mengajak tahanan selalu mendekatkan diri kepada Tuhan.

Cara tersebut rupanya diimplementasikan oleh para tahanan dengan melaksanakan sembahyang bersama. Mereka sembahyang sesuai keyakinan dan kepercayaan masing-masing. Tahanan beragama Hindu melaksanakan Tri Sandya dan tahanan Muslim melaksanakan sholat bersama.

Direktur Tahti Polda Bali, AKBP Reh Ngenana, SH., M.Si membenarkan kegiatan para tersangka di Rutan Polda Bali. Menurutnya, apa yang dilakukan para tersangka sangat tepat untuk berintrospeksi diri dan bersabar menjalani proses hukum.

“Ya benar, tahanan Rutan Polda Bali melaksanakan sembahyang bersama. Mereka sujud di hadapan Tuhan memohon ampun dan introspeksi diri atas kasus yang dihadapinya,” kata AKBP Reh Ngenana, SH., M.Si dihubungi via WhatsApp, Kamis (2/5).

“Yang dialami para tersangka saat ini merupakan teguran dari Tuhan. Melalui pembinaan rohani, diharapkan mereka akan cepat sadar dan segera ingat dengan jati dirinya sehingga kembali menjadi manusia yang berakhlak mulia,” sambungnya.

Dir Tahti menjelaskan, jumlah tahanan yang mendekam di Rutan Polda Bali sebanyak 56 orang, terdiri dari 45 orang WNI dan 11 orang WNA. Semua kondisi tahanan dalam keadaan sehat, termasuk Ketut Sudikerta dan AA Ngurah Alit Wira Putra. (ENI/PDN)