Tim Gabungan Diterjunkan Evakuasi Warga Korban Banjir Jembrana
DENPASAR, PODIUMNEWS.com – Petugas gabungan diterjunkan untuk membantu mengatasi banjir bandang meluluhlantakkan Jembatan Penyaringan-Bilukpoh di Kecamatan Mendoyo, Jembrana, pada Senin (17/10).
Banjir bandang yang disebabkan curah hujan cukup tinggi yang terjadi sejak Minggu (16/10) malain itu membuat akses jalan utama Denpasar – Gilimanuk lumpuh total. Selain itu, banjir juga menerjang puluhan rumah warga di sekitarnya.
Menurut Kabid Humas Polda Bali Kombespol Stefanus Satake Bayu Setianto, hingga kini petugas gabungan dari Polda Bali sudah berada di lokasi untuk melakukan evakuasi terhadap para warga.
"Sekitar 120 petugas gabungan mulai dari Polri, TNI, BPBD Jembarana, dan SAR Bali diterjunkan untuk membersihkan sampah kayu di jalur tersebut. Kayu-kayu besar masih tampak berada di atas jembatan tersebut," ujar Kombes Satake dalam keterangannya, pada Senin (17/10) di Denpasar.
Dikatakanya, banjir bandang terjadi pada Minggu 16 Oktober 2022 hingga pukul 22.00 WITA. Dimana akibat banjir tersebut jalur utama terpaksa ditutup lantaran banyaknya sampah kayu yang terbawa saat banjir bandang.
"Akses Gilimanuk-Denpasar tertutup di Mendoyo. Tadi malam air meluap dan tertutup sampai sekarang, karena sekarang material-material dibawa oleh banjir masih menutupi jembatan," ungkapnya.
Dia berharap, bagi masyarakat yang akan melewati jalur tersebut agar mencari jalur alternatif yaitu melewati jalur Singaraja, Kabupaten Buleleng.
"Kami sudah menerjunkan personel baik Brimob maupun Samapta untuk membantu membersihkan sisa material yang diakibatkan banjir. Jalan sementara untuk hari ini masih ditutup menuju ke Denpasar atau ke Gilimanuk sebaiknya mencari jalur alternatif," imbaunya.
Diterangkanya, evakuasi telah dilakukan warga sejak kemarin malam. Bahkan puluhan personel Brimob, Samapta dari Polres Jembrana berupaya membantu sejumlah warga yang rumahnya terdampak. (hes/sut)