Podiumnews.com / Aktual / Ekonomi

Gaet Turis Royal Selandia Baru Liburan ke Bali

Oleh Editor • 30 Maret 2023 • 17:18:00 WITA

Gaet Turis Royal Selandia Baru Liburan ke Bali
Ilustrasi - Objek wisata Pura Ulun Danu dan Danau Beratan di Tabanan yang banyak dikunjungi turis asing. (kemenparekraf)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com -  Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno ingin menggaet lebih banyak lagi turis asal New Zealand atau Selandia Baru berlibur ke Pulau Bali.

Hal ini menyusul pengoperasian kembali rute Auckland - Denpasar oleh maskapai Air New Zealand setelah vakum selama tiga tahun karena pandemi COVID-19.

"Kami menargetkan peningkatan jumlah dan kualitas wisatawan mancanegara, dengan tetap menghargai masyarakat lokal, meningkatkan lama tinggal, mengeksplorasi destinasi, dan mendorong spending lebih banyak," kata Sandi Uno, Kamis (30/3).

Menurut Sandi Uno, pasar turis Selandia Baru sendiri sangat potensial untuk digarap serius. Karena, data sebelum pandemi menunjukkan lenght of stay mereka rata-rata 10,13 hari dan average spending per arrival (ASPA) 1.376 dolar AS.

“Angka ini setara dengan wisatawan Eropa yang terkenal royal berbelanja saat berwisata,” kata Sandi.

Sedangkan Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf Ni Made Ayu Marthini, berharap pada fase berikutnya turis Selandia Baru tidak hanya berhenti sampai di Bali saja.

"Melalui kampanye ‘Bali Add-on’ kami juga mengundang semua turis untuk menambah satu destinasi pulau lain pada kunjungan berikutnya, seperti Labuan Bajo, Mandalika Lombok, dan Borobudur yang secara proximity tergolong dekat dengan Bali," ujar Ni Made.

Hal ini sebagai bentuk tindak lanjut dari arahan Presiden Jokowi untuk mempromosikan 5 DSP (Destinasi Super Prioritas) kepada fokus pasar wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara.

Ayu Marthini juga menekankan pentingnya aspek konektivitas untuk pemulihan sektor pariwisata. "Demand ke Indonesia makin meningkat dengan cepat. Dan kami bekerja dengan mitra maskapai udara asing seperti Air New Zealand agar membuka kembali rute serta mengisi kapasitas penumpang setidaknya sampai pada tingkat masa sebelum pandemi," kata Made.

Sementara, Air New Zealand’s Chief Customer and Sales Officer, Leanne Geraghty  mengatakan Bali adalah destinasi yang sesuai untuk bermacam tipe turis. Baik yang mencari kehangatan pantai tropis, keluarga yang ingin berpetualang atau pasangan yang mendambakan nuansa romantis dan damai.

"Bali adalah salah satu rute paling populer, dengan lebih dari 17 ribu wisatawan terbang ke Denpasar pada 2019. Kami sangat senang bisa menghubungkan kembali para Kiwis (masyarakat Selandia Baru) dengan destinasi liburan teratas ini, yang merupakan rute seasonal internasional terakhir yang kami operasikan kembali pascapandemi," ujar Leanne. (rik/sut)