Podiumnews.com / Aktual / Ekonomi

Pengukur Udara, Agar Turis Tak Ragu Kunjungi Bali

Oleh Editor • 07 April 2023 • 13:37:00 WITA

Pengukur Udara, Agar Turis Tak Ragu Kunjungi Bali
Sekda Badung Adi Arnawa menghadiri peluncuran pemasangan alat pengukuran kualitas udara teknologi

BADUNG, PODIUMNEWS.com – Kualitas udara bersih tak hanya berguna bagi kesehatan masyarakat, tetapi juga pertumbuhan perekonomian terutama sektor pariwisata.

Menyadari itu, sejumlah kawasan pariwisata di Kabupaten Badung bakal dilengkapi alat pengukuran kualitas udara teknologi "AirScape". Pemasangan ini akan dilakukan perusahaan AirScape melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) mereka.

Sebagai awal, perusahaan AirScape melalui program “Bali Clean Air” meluncurkan Pemasangan Alat Pengukuran Kualitas Udara Teknologi "AirScape" di Tugu Manggala, ITDC Nusa Dua, Kamis (6/4).

Acara ini turut dihadiri Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa, General Manager ITDC I Gusti Ngurah Ardita, Vice President Operation & Services The Nusa Dua I Putu Trisna Wijaya, Tim AirScape Kurniawan Eko dan Camat Kuta Selatan Ketut Gede.

Pada  kesempatan itu,  Sekda Adi Arnawa menyampaikan apresiasi kepada perusahaan AirScape yang telah memberikan CSR alat pengukuran kualitas udara yang akan dipasang di sejumlah titik di wilayah Badung. Salah satunya di ITDC Nusa Dua.

Menurut Adi Arnawa, tentu dengan teknologi ini akan diketahui secara detail mengenai kualitas udara. Langkah ini dinilai sangat penting dilakukan, karena mengingat Badung sebagai daerah pariwisata. Maka dengan pemasangan alat ini, nantinya ada satu informasi bagi turis pelancong ke Bali mengetahui kualitas udara di kawasan wisata di kunjungi.  Sehingga tidak ada keraguan untuk berlibur di Bali.

"Langkah ini sebagai salah satu bentuk dukungan kepada sektor pariwisata dan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung menyisihkan berapa persen dari pendapatan untuk dikembalikan kepada sektor pariwisata," jelasnya.

General Manager ITDC I Gusti Ngurah Ardita mengatakan dengan penambahan alat airscape ini, maka wisatawan akan mengetahui berapa kualitas udara yang ada di kawasan Nusa Dua.

"Tentunya ini akan sangat mendukung kita untuk peningkatan kunjungan wisatawan dan meyakinkan wisatawan bahwa di daerah kita udaranya segar dan bersih," ujarnya.

Sementara Tim AirScape Kurniawan Eko menyebutkan bahwa kualitas udara di Bali sudah sangat bersih. Ia lalu menjelaskan alasan perlunya pemasangan alat pengukuran kualitas udara, karena di Indonesia belum terintegrasi antara kualitas udara suatu lokasi dengan gadget atau aplikasi.

Dan, kata dia, Badung akan menjadi kabupaten pertama yang menjadi contoh di Indonesia. Untuk CSR ini diserahkan 10 alat airscape kepada Pemkab Badung. Pemasangannya akan dilakukan pada sejumlah lokasi, yakni tiga alat dipasang di kawasan ITDC, sisanya dipasang di kawasan Puspem Badung, RSD Mangusada dan kawasan lainnya. (adi/sut)