Podiumnews.com / Aktual / Ekonomi

Lebaran, Harga dan Stok Pangan di Buleleng Aman

Oleh Editor • 09 April 2023 • 19:05:00 WITA

Lebaran, Harga dan Stok Pangan di Buleleng Aman
Petugas Satgas Ketahanan Pangan Buleleng mengecek stok dan harga sembako di salah satu toko di Buleleng, Kamis (6/4/2023). (foto/suteja)

BULELENG, PODIUMNEWS.com - Tim Satuan Tugas (Satgas) Ketahanan Pangan Kabupaten Buleleng pastikan stok pasokan pangan tersedia dan harga komoditi stabil jelang bahkan sampai sesudah Lebaran.

Kepastian itu terungkap setelah Tim Satgas Ketahanan Pangan Buleleng secara rutin melakukan sidak ke beberapa pasar yang ada di Kabupaten Buleleng yang dilakukan dua kali selama seminggu.

Sekretaris II Tim Satgas Ketahanan Pangan Buleleng I Gede Putra Aryana saat dikonfirmasi, Minggu (9/4/2023) mengatakan, pihaknya secara rutin melakukan pemantauan ke titik sentra pasar dan distributor pangan dua kali dalam seminggu.

Dari hasil pantauan dipastikan ketersediaan pangan dan harga komoditi, seperti beras, cabai dan minyak goreng dipastikan aman.

"Astungkara ketersediaan pangan aman dan harga komoditi stabil sebelum  dan bahkan sesudah lebaran nanti," kata Aryana yang juga Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Buleleng itu.

Aryana menambahkan, selain melibatkan Tim Satgas, pihaknya juga mengerahkan Tim Analis Pangan dari DKPP Buleleng untuk melakukan pemantauan setiap harinya guna memastikan tidak ada kenaikan harga dan kelangkaan komoditi sebelum dan sesudah lebaran.

Bahkan dalam pemantauan terakhir yang dilakukan, ada salah satu distributor yang mengalami kehabisan stok minyak. Sedangkan di beberapa tempat distributor lainnya stok minyak masih aman. Namun keaadaan ini sudah bisa diantisipasi oleh Tim Satgas serta tidak perlu untuk dikhawatirkan.

Mantan Camat Busungbiu itu meminta kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tidak panik dan berbelanja sesuai kebutuhannya saja. Karena kemungkinan lonjakan harga pasti ada karena permintaan dari satu komoditas itu tidak diiringi dengan ketersedian pangan.

"Kemungkinan itu bisa saja terjadi, dan kami sudah siap antisipasi itu. Kami juga minta kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan mengawasi serta melaporkan jika ada pihak tertentu menimbun komoditi, sehingga kelangkaan pangan dan harga senantiasa kita jaga," tutupnya. (sut)