Ditemukan Mayat Tuna Wisma di Setra Badung
DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Warga yang melintas di areal Setra (kuburan) Badung dikejutkan penemuan sosok mayat laki-laki tanpa identitas di dalam gudang toilet. Diduga kuat mayat tersebut seorang tuna wisma.
Penemuan mayat itu terjadi, pada Kamis (20/7/2023) sekitar pukul 13.00 WITA. Saksi yang melihat kali pertama adalah Made Sujana (50) yang tinggal di Jalan Gunung Batur, Denpasar. Saksi awalnya hendak membersihkan sampah dekat TKP.
Ia membawa ember berisi air yang digunakan untuk membersihkan gudang toilet. Tak lama berselang, ada orang yang tidak dikenal memberitahu ke saksi bahwa di dalam gudang toliet ada orang meninggal.
"Saksi kemudian mengecek gudang toilet dan ternyata benar ada orang meninggal di dalam gudang toilet," beber Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi, pada Jumat (21/7/2023) di Denpasar.
Mayat tanpa identitas itu berciri-ciri mengenakan sandal, bercelana pendek dan baju kaos motif warna warni. Ia meninggal di dalam toilet dalam posisi terlentang, dan salah satu kakinya sedikit tertekuk. Setelah itu, saksi lantas melaporkan penemuan ke Pos Pecalang Wira Praja Desa Adat Denpasar, agar ditindaklanjuti dan menghubungi pihak berwajib.
Dalam penjelasanya kepada polisi, saksi mengakui sering bertemu dengan korban di areal Setra Badung, tapi tidak pernah bertegur sapa. Bahkan saksi tidak mengetahui nama korban.
Sementara saksi pecalang yakni Agung Adi Putra (68) membenarkan mengenali korban yang sering berada di areal kuburan Badung. Korban sendiri adalah seorang tuna wisma yang tidak punya sanak keluarga dan tempat tinggal.
"Sebelumnya sekitar tiga bulan lalu korban pernah diantar oleh petugas BPBD ke rumah sakit untuk berobat," kata AKP Sukadi.
Tak lama sekitar pukul 14.10, Unit Inafis Polresta Denpasar tiba di TKP untuk melakukan olah TKP. Namun jenasah tersebut tidak dapat diidentifikasi karena tubuh korban sudah menghitam dan mengalami lebam mayat.
Sekitar pukul 14.30 WITA, jenazah dievakuasi oleh petugas BPBD Kota Denpasar dan dibawa ke RSUP. Prof Ngoerah Sanglah Denpasar. "Dugaan sementara korban meninggal karena sakit. Korban seorang tuna wisma," ungkap AKP Sukadi. (hes/sut)