Podiumnews.com / Aktual / News

PWI Kembali Gelar Anugerah Jurnalistik Adinegoro

Oleh Editor • 09 Agustus 2023 • 16:53:00 WITA

PWI Kembali Gelar Anugerah  Jurnalistik Adinegoro
Logo PWI (pwi)

JAKARTA, PODIUMNEWS.com - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) kembali menyelenggarakan Anugerah  Jurnalistik Adinegoro yang merupakan penghargaan tertinggi untuk karya jurnalistik  Indonesia. Kali ini bertema ‘Merawat Kebangsaan dan Demokrasi‘ dengan hadiah masing-masing tiap kategori sebesar Rp 35  juta. 

Tema ‘Merawat Kebangsaan dan Demokrasi’ diangkat dari kutipan Adinegoro pada 1953. Menurut Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari, pada era 1950-an, pionir jurnalistik di  Indonesia yang bernama lengkap Djamaluddin Gelar Datuk Maradjo Sutan sudah menulis  pentingnya merawat Budaya dan Demokrasi. ‘‘Tema tersebut sangat relevan dengan persoalan  bangsa hingga kini,“ ujar Atal S Depari melalui keterangan tertulis, Rabu (9/8/2023) di Jakarta.

Namun, kata Atal, Merawat Kebangsaan dan Demokrasi jangan diartikan selalu berkaitan  dengan politik. ‘‘Seorang jurnalis bisa menjadikan tema besar tersebut dari segala sisi  kehidupan. Bisa juga dikaitkan dengan bidang lain, termasuk juga budaya dan human interest,“  ujar Atal S Depari.

Ia juga mengatakan, Anugerah Jurnalistik Adinegoro yang diadakan setiap tahun oleh  Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) ini, sangat relevan untuk ikut menjaga kualitas karya  jurnalistik.

Kategori 

Terdapat tujuh (7) kategori Anugerah Jurnalistik Adinegoro:

1.Liputan Berkedalaman (indepth reporting) untuk media cetak (AA1)

2.Liputan Berkedalaman (indepth reporting) untuk media siber (AA2)

3.Liputan Berkedalaman (indepth reporting) untuk media televisi (AA3)

4.Liputan Berkedalaman (indepth reporting) untuk media radio (AA4)

5.Karya Foto Jurnalistik untuk Media Cetak dan Media Siber (AA5)

6.Karya Karikatur Opini untuk Media Cetak dan Media Siber (AA6)

7.Karya Jurnalistik Video Media Sosial (AA7)

Sebagai catatan, panitia menekankan, karya indepth reporting atau liputan berkedalaman – baik  media cetak, media siber, media televisi, media radio, maupun video media sosial – tidak  bersambung/tidak berseri.

Peserta dan Juri

Para peserta dinilai berdasarkan karya-karya yang sudah dipublikasikan, ditayangkan, atau  disiarkan di media cetak, media siber, media televisi, media radio, atau media video media  sosial periode 1 Desember 2022 hingga 30 November 2023.

Pengiriman naskah dibuka pada 1 Oktober 2023 dan ditutup pada 30 November 2023.  Penjurian berlangsung pada bulan Desember dengan dewan juri terdiri atas tokoh pers,  pengamat, dan akademisi yang menguasai bidang jurnalistik sesuai kriteria penilaian dan  bekerja secara profesional. 

Hadiah

Rita Sri Hastuti, Ketua Panitia Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2023, mengatakan, pemenang  untuk setiap kategori akan mendapatkan hadiah sebesar Rp35 juta, yang artinya terdapat  kenaikan dari hadiah tahun lalu yang sebesar Rp30 juta. ‘‘Semoga kenaikan hadiah ini dapat  menjadi daya tarik banyak wartawan Indonesia untuk memgirimkan karyanya sebagai peserta  Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2023,“ ujar Rita Sri Hastuti. 

‘‘Kami harapkan kalangan jurnalis Indonesia berpartisipasi dan ikut serta dalam penghargaan  bergengsi ini tanpa melupakan Kode Etik Jurnalistik,“ ujar Rita.

Dalam kesempatan ini, Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari menyatakan kebanggaan PWI  melahirkan Anugerah Jurnalistik Adinegoro, yang mengambil nama besar sekaligus  meneladani sosok Djamaludin Adinegoro. 

Karena itu, ia mengimbau agar seluruh DPD PWI di Tanah Air ikut mengimbau wartawannya  agar menjadi peserta Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2023.

“Jangan lupa Anugerah Jurnalistik  Adinegoro satu-satunya penghargaan tertinggi profesi jurnalistik di Tanah Air,“ ujar Atal S  Depari. (riki/sut)