Podiumnews.com / Aktual / News

Gudang Kayu Bekas di Panjer Terbakar

Oleh Editor • 04 Oktober 2023 • 18:19:00 WITA

Gudang Kayu Bekas di Panjer Terbakar
Tampak petugas Damkar sedang berusaha memadamkan api di gudang tempat penyimpanan kayu bekas di Jalan Tukad Irawadi, Panjer, Denpasar Selatan, pada Rabu (4/10/2022). (foto/hes)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Kebakaran melanda sebuah gudang tempat penyimpanan kayu bekas di Jalan Tukad Irawadi Gang Nuansa Irawadi, Panjer, Denpasar Selatan, pada Rabu (4/10/2022) sekitar pukul 10.15 WITA. Kebakaran itu diduga akibat korsleting listrik dan tidak menimbulkan korban jiwa.

Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi, dari keterangan saksi I Ketut Saputra (40), ia awalnya lewat di TKP untuk membeli nasi. Saksi yang tinggal di Jalan Tukad Yeh Biu Sesetan, Denpasar Selatan itu melihat ada kobaran api  bersumber dari TKP.

"Saksi penasaran lalu mendekati TKP. Ia melihat memang benar terjadi kebakaran di gudang tempat penyimpanan kayu bekas," ujarnya, Rabu (4/10/2023) di Denpasr.

Mengingat pintu gudang gerbang terkunci dengan gembok, saksi Ketut Saputra berusaha membuka dengan menarik pintu gerbang tersebut sehingga grendelnya putus.

Selanjutnya saksi berusaha mencari sumber air di tetangga guna memadamka api dengan alat ember. Namun api begitu cepat melalap barang-barang yang ada di gudang.

"Saksi kemudian menelpon petugas BPBD (Denpasar, red) dan beberapa menit kemudian datang lima unit mobil PMK (pemadam kebakaran). Api dapat dipadamkan sekitar pukul 11.30 WITA," sebut AKP Sukadi.

Sementara keterangan terpisah, pemilik gudang I Ketut Matra (55) mengaku sempat dihubungi oleh menantunya dan mengatakan gudang kayu bekas terbakar. Korban yang tinggal di Jalan Raya Sesetan, Denpasar Selatan itu langsung menuju TKP. Setibanya di sana, ia melihat sudah ada petugas pemadam sedang berjibaku memadamkan kobaran api.

"Tiba di TKP, korban melihat hanya ada kayu sisa kebakaran. Gudang itu sebelumnya dalam keadaan kosong tanpa penghuni. Menurut korban, di gudang kayu bekas itu terdapat lampu penerangan yang hidup 24 jam," ujarnya.

Sambung AKP Sukadi, penyebab kebakaran diduga akibat arus pendek listrik. Terkait kejadian ini korban tidak melapor secara resmi kerena peristiwa tersebut dianggap sebagai musibah. "Korban mengalami kerugian Rp 25 juta dan tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka," pungkasnya. (hes/sut)