Podiumnews.com / Aktual / News

TPA Suwung Terbakar Akibat Cuaca Panas

Oleh Editor • 12 Oktober 2023 • 20:06:00 WITA

TPA Suwung Terbakar Akibat Cuaca Panas
Suasana asap tebal mengepul dari tumpukan sampah yang terbakar di TPA Suwung Kangin, Denpasar, Kamis (12/10/2023). (foto/hes)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Cuaca panas telah berlangsung tiga pekan ini mengakibatkan tumpukan sampah di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung Kangin, Denpasar Selatan, terbakar.

Sebanyak 5 unit mobil petugas pemadam kebakaran (Damkar) dikerahkan ke lokasi untuk menghentikan kobaran api.

Kebakaran tumpukan sampah di TPA Suwung mulai terlihat pada Kamis (12/10/2023) sekitar pukul 11.00 WITA. Banyak yang mengatakan bahwa kebakaran di TPA Suwung setiap setahun sekali terjadi.

Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi, saksi yang melihat kebakaran adalah staf TPA Suwung, Gede Mahardika (51). Saat bekerja, saksi asal Desa Penatih Dangin Puri Denpasar itu tiba-tiba melihat kepulan asap hitam pekat bersumber dari tumpukan sampah di TPA Suwung Kangin.

Masih menurut saksi, beberapa saat asap tersebut dari hitam pekat berubah menjadi asap putih. Kebakaran tumpukan sampah di TPA Suwung diduga akibat panasnya tumpukan sampah yang kedalaman mencapai puluhan meter dan menimbulkan gas yang mudah mengeluarkan api.

"Penyebab kebakaran diperkirakan dari panasnya tumpukan sampah dan gas metan yang dihasilkan sehingga berpotensi mengeluarkan api," ujar AKP Ketut Sukadi.

Diterangkanya, kebakaran sampah di lokasi TPA memang secara rutin terjadi setiap musim panas yang memuncak. Sementara terkait kejadian tersebut dari pihak pengelola TPA langsung menghubungi Dinas PMK Kota Denpasar.

"Ada lima unit mobil petugas damkar dikerahkan ke lokasi," sebutnya.

Selain memadamkan api, petugas Damkar juga melakukan proses upaya pendinginan guna mengatasi kebakaran tersebut. Hingga berita ini diturunkan, petugas Damkar masih sedang berupaya untuk memadamkan api.

AKP Sukadi mengatakan lebih lanjut, tidak ada kerugian material maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Kebakaran tersebut rutin terjadi setiap tahun di musim panas yang memuncak. (hes/sut)