Podiumnews.com / Aktual / News

SAR Denpasar Atensi Kebakaran TPA Suwung

Oleh Editor • 13 Oktober 2023 • 14:08:00 WITA

SAR Denpasar Atensi Kebakaran TPA Suwung
Kepulan asap tebal terpantau dari posisi KN SAR Arjuna 229, Jumat (13/10/2023) di Denpasar. (foto/hes)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung, Sanur, Denpasar masih berlangsung. Hingga hari kedua, Jumat (13/10/2023) kepulan asap tebal terpantau jelas dari posisi KN SAR Arjuna 229. Situasi yang memprihatinkan tersebut menjadi atensi Kantor SAR Denpasar (Basarnas Bali).

Bahkan, petugas BPBD sudah berkoordinasi dengan Kepala Kantor SAR Denpasar, I Nyoman Sidakarya, untuk bersama-sama mencari solusi memadamkan kebakaran.

Bila asap tebal tersebut tidak kunjung padam, dikhawatirkan akan mengganggu aktifitas masyarakat sekitar. Terlebih, apabila asap kian membumbung tinggi berdampak terhadap terganggunya penerbangan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai-Bali.

Guna menyikapi hal itu, Kepala Kantor SAR Denpasar didampingi Kepala Seksi Operasi dan Siaga mengecek TPA Suwung, pada Jumat (13/10/2023) sekitar pukul 08.00 WITA. Sebanyak tujuh personil pun ikut untuk antisipasi apabila memerlukan aksi segera.

"Dari semalam kita pantau terus, petugas siaga 24 jam standby di Pelabuhan KN SAR Arjuna 229, kebetulan lokasinya cukup dekat dan bisa terlihat," ujar I Nyoman Sidakarya.

Diberitahukan, dari pantauan hingga Kamis (12/10/2023) malam, asap tebal masih menyelimuti seputaran TPA Suwung hingga mencapai Jalan By Pass Ngurah Rai. Data semalam dari BMKG tercatat kecepatan angin 30 km/jam dan arah angin dari Tenggara.

"Kami berharap bisa segera tertangani, meskipun ini belum memasuki ranah dari tugas fungsi Basarnas, karena penanganan kebakaran lebih kepada Damkar, BPBD pada lingkup kejadian yang lebih besar, kita pun peralatan pemadam tidak memiliki," ungkapnya.

Namun ia juga menekankan bahwa personil Kantor SAR Denpasar siap jika diperlukan tenaganya. Ia kembali mengingatkan bagi petugas untuk memperhatikan keselamatan dan terus bersinergi antar instansi dan potensi SAR. Rencananya helikopter BNPB akan bergeser pada pukul 14.30 Wita dari Solo.

"Kalaksa BPBD Provinsi Bali sudah mengkondisikan pergerakan helikopter water bombing untuk pemadaman melalui udara, dan kami semua dari BPBD, TNI/Polri beserta potensi lainnya terus saling bersinergi hingga permasalahan ini dapat teratasi, " tutupnya. (hes/sut)