Lapas Perempuan Kerobokan Over Capacity
DENPASAR, PODIUMNEWS.com – Komisi III DPR RI menilai kondisi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kerobokan, Badung, tidak kondusif sebab terjadi kelebihan kapasitas alias over capacity warga binaan.
Demikian terungkap pada Kunjungan Kerja (Kunker) Komisi III DPR ke Provinsi Bali dengan salah satu agenda melihat dari dekat kondisi Lapas Perempuan Kerobokan, Selasa (24/10/2023) di Badung.
Anggota Komisi III DPR RI Adde Rosi Khoerunnisa menyebut luas Lapas tidak sesuai dengan jumlah warga binaan yang cukup banyak.
“Biasanya di Lapas-Lapas perempuan terdapat ibu hamil hingga anak bawah lima tahun (balita) yang masih ikut orang tuanya, oleh karena itu saya tekankan kepada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) agar fasilitas bagi anak-anak di Lapas harus dipenuhi, mengingat merupakan hak anak untuk mendapatkan gizi hingga tempat yang baik,” kata Adde melalui keterangan tertulis, Kamis (26/10/2023).
Lebih lanjut, Adde juga meminta Kanwil Kemenkumham untuk melengkapi fasilitas bagi ibu hamil dan menyusui di Lapas Kerobokan. Sebab, Adde menjelaskan bahwa ibu hamil dan menyusui yang menjadi warga binaan di Lapas Kerobokan Bali, juga berhak mendapatkan kelengkapan sarana dan prasarana untuk memenuhi kebutuhan mereka selama hamil dan menyusui.
“Sebelum anggaran tahun depan kita gol-kan untuk renovasi atau pembangunan Lapas Perempuan yang baru, kami berharap, fasilitas-fasilitas yang tadi saya sebutkan itu bisa segera diberikan,” ujar Adde. (riki/sut)