Podiumnews.com / Aktual / News

Di Kuta, Nelayan Tewas Akibat Kelelahan

Oleh Editor • 05 November 2023 • 17:26:00 WITA

Di Kuta, Nelayan Tewas Akibat Kelelahan
TKP jenazah Narimo yang ditemukan sudah tewas, Sabtu (4/11/2023) di Kuta. (foto/hes)

KUTA, PODIUMNEWS.com - Nelayan bernama Narimo (57) ditemukan tewas di Rawa TPA Bandara I Gusti Ngurah Rai, Kuta, pada Sabtu (4/11/2023).

Diduga kuat, korban kelelahan saat bekerja dan meninggal mendadak saat menjaring ikan.

Menurut Kasat Reskrim Polres Bandara Ngurah Rai Iptu Rionson Ritonga, sore itu sekitar pukul 16.30 WITA, korban menjaring ikan bersama temannya berinisial S (53). Tak lama sekitar 30 menit kemudian, korban berhenti dan mengeluh capek.

Ia pun berangsur-angsur berbaring di tengah rawa. Kepada rekanya, pria kelahiran Surabaya, Jawa Timur tersebut mengatakan akan istirahat.

"Korban diduga kelelahan dan berbaring di tengah rawa," ujarnya, Minggu (5/11/2023) di Kuta.

Sejenak korban beristrahat, rekannya S melanjutkan menjaring ikan. Tak lama, rekannya S istirahat dan sempat merokok di sisi timur rawa. Usai bekerja, rekanya S sekitar pukul 17.30 WITA, menghampiri korban dan untuk membangunkannya.

Nahas, saat dibangunkan korban tidak bergerak.

Sehingga rekannya S khawatir dan lantas meraba denyut nadi dan dada dari pria yang tinggal di kawasan Nusa Dua, Kuta Selatan itu. Saat diraba, ternyata denyut nadi korban sudah tidak ada. Bahkan kondisi tubuh korban sudah terasa dingin.

Sadar temannya meninggal dunia, saksi asal Klaten, Jawa Tengah ini lalu memanggil orang-orang yang memancing di sekitar rawa.

Walhasil, korban di angkat bersama-sama keluar dan dibaringkan di pinggir rawa sisi timur.

Kejadian ini dilaporkan oleh S kepada sekuriti Angkasa Pura dan diteruskan ke Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai. Dari hasil pemeriksaan luar terhadap jenazah Narimo dan olah TKP polisi, tidak ditemukan luka kekerasan apapun.

"Diduga, penyebab korban meninggal diduga karena sakit," ujar Iptu Rionson.

Selanjutnya, jenazah Narimo dievakuasi menuju ke RS Prof Ngoerah Denpasar untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dari penelusuran polisi, diketahui bahwa korban tinggal di Bali hanya seorang diri tanpa ada keluarga. (hes/sut)