Podiumnews.com / Aktual / News

Bikers Adu Jotos di Lukluk Sepakat Damai

Oleh Editor • 06 November 2023 • 18:50:00 WITA

Bikers Adu Jotos di Lukluk Sepakat Damai
Dua bikers adu jotos di Lukluk, Badung, sepakat berdamai, Sabtu (4/11/2023) di Mangupura. (foto/hes)

MANGUPURA, PODIUMNEWS.com - Tersinggung saling geber suara motor, dua pengendara motor gede (moge) berkelahi di traffic light Jalan Raya Lukluk, Sempidi, Kabupaten Badung, Sabtu (4/11/2023). Kejadian ini melibatkan pengendara motor Harley Davidson dan Kawasaki Ninja 2 dan viral di media sosial (medsos).

Dari video yang beredar, terlihat dua pemotor alias bikers mengenakan baju hitam dan baju merah sedang bertikai. Bahkan, Moge Harley-Davidson yang dikendarai pria baju merah sudah jatuh miring ke kanan sementara motor Ninja berwarna hijau yang dikendarai pria baju hitam di standar di sebelahnya.

Kemudian, biker yang mengenakan jaket dan helm hitam secepat kilat menendang biker Harley Davidson. Tidak terima ditendang, biker berbaju merah itu lantas membalasnya dengan menendang Ninja hingga terjatuh.

Terlihat jelas, keduanya berniat adu jotos karena sama sama jengkel. Namun, biker baju merah tiba-tiba mengurungkan niatnya dan membelakangi biker Ninja. Yang terjadi sebaliknya, bikers baju hitam melayangkan pukulan ke arah kepala bikers baju merah yang tengah berbalik.

Akibatnya, pertikaian makin memanas saat bikers baju merah hendak mengangkat moge miliknya, tapi malah ditendang oleh biker Ninja. Kemudian, kedua pemoge itu berkelahi hingga dilerai oleh orang-orang di sekitarnya.

Menanggapi kejadian ini, Kapolres Badung AKBP Priyo Teguh Wasono mengatakan bahwa perkelahian antar bikers ini terjadi karena ketersinggungan soal suara sepeda motor.

"Ya, motifnya ketersinggungan suara motor masing-masing dan ketika mau menyalip ada kesalahpahaman," terangnya AKBP Priyo Wason, Senin (6/11/2023) di Mangupura.

Polisi pun turun tangan mendamaikan perkelahian itu. Kedua bikers yang tidak disebutkan namanya itu sepakat bertemu untuk berdamai. Menurutnya, perkelahian ini murni kesalahpahaman pribadi dan tidak ada kaitanya dengan komunitas pecinta motor manapun.

Akhirnya, kedua bikers pun menandatangani surat pernyataan dan berjabat tangan sebagai tanda perdamaian.

"Perdamaian ini difasilitasi oleh tokoh masyarakat pecinta klub motor dan pihak Polres Badung. Mereka membuat penyataan damai dan menjaga kerukunan antar pecinta atau klub motor," tegasnya. (hes/sut)