Beda Aliran Silat, Sejumlah Buruh Adu Jotos
DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Hanya karena beda aliran silat, sejumlah buruh proyek yang sedang mabuk arak terlibat saling adu jotos di bedeng proyek Jalan Batur Sari, Gang Tunjung Sari, Desa Sanur Kauh, Denpasar Selatan, Senin (6/11/2023) malam.
Tiga orang luka dalam kejadian tersebut, dan dua orang buruh diamankan karena membawa senjata tajam (sajam).
Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi dari kericuhan itu tiga buruh proyek mengalami luka-luka yakni Mohamad Haikael Torip Balnasi (21), Muhamad Rivaldi Bahri (18), dan Muhamad Jufri (22). Sedangkan dua buruh lainya diamankan polisi karena membawa sajam yakni Marsel Ikbal (22) dan Antonius Rato Pati (23).
"Dua pelaku diamankan karena menganiaya dengan sajam," ujarnya, Selasa (7/11/2023) di Denpasar.
Dijelaskanya, kejadian berawal saat para buruh proyek sedang duduk mengobrol sambil meneguk miras sekitar pukul 21.00 WITA. Dari keterangan saksi, Muhamad Joko Sambang perselisihan berawal dari Marcel Ikbal dengan korban Jufri.
Awalnya mereka mengobrol tentang aliran silat yang berujung saling beda pendapat. Maklum saja, Marcel merupakan anggota dari IKS Kera Sakti. Sedangkan Muhamad Jufri dari anggota Pagar Nusa.
Melihat pertengkaran tersebut, para saksi berusaha melerai dan meminta agar korban pergi dan istirahat. Tanpa diduga, Marcel dan Antonius mencari Jufri di kamarnya.
"Mereka lalu menganiaya Jufri dan dua korban lainnya di dalam kamar itu, yakni Haikael dan Rivaldi. Para pelaku melakukan penganiayaan menggunakan balok kayu, kapak dan linggis," ungkap AKP Sukadi.
Mendengar ada keributan, warga lantas melaporkan kejadian ke Polsek Denpasar Selatan. Dari kejadian itu korban luka-luka yakni Haikael mengalami sakit pada tulang rusuk. Rivaldi mengalami robek pada kepala belakang dan Jufri mengalami luka pada pada hidung mengeluarkan darah.
"Ketiga buruh asal Jawa Timur tersebut telah dievakuasi ke RS Bali Mandara menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar untuk mendapat perawatan," terangnya.
Dari kasus ini, Polsek Denpasar Selatan sudah menangkap Marcel dan Antonius berikut barang bukti senjata tajam. Polisi masih melakukan pengembangan kejadian tersebut. (hes/sut)