Podiumnews.com / Aktual / News

Karyawan Rumah Makan Ditemukan Tewas

Oleh Editor • 15 November 2023 • 18:29:00 WITA

Karyawan Rumah Makan Ditemukan Tewas
Jenazah Darsuli dievakuasi petugas BPBD Kota Denpasar untuk dibawa ke RSUP Prof Ngoerah Sanglah Denpasar, Selasa (14/11/2023) di Denpasar. (foto/hes)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Seorang perempuan berusia 32 tahun bernama Darsuli ditemukan tewas di Warung Makan Banyuwangi di Jalan Kebo Iwa, Denpasar, Selasa (14/11/2023).

Kematian korban sangat misterius karena tidak ditemukan luka ataupun bekas penganiayaan, bahkan tidak memiliki riwayat sakit.

Warung Makan Banyuwangi itu diketahui milik Sugiarto. Sementara korban yang meninggal Darsuli adalah karyawanya. Perempuan ini berasal Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi, peristiwa itu terjadi pada Selasa pagi sekitar pukul 09.30 WITA. Kala itu, saksi Susiani hendak memasak untuk jualan. Ibu rumah tanggga asal Banyuwangi, Jawa Timur itu melihat korban sedang rebahan sambil mendengkur.

"Melihat itu saksi lantas minta tolong kepada salah satu warga yang jualan di sebelah selatan TKP untuk mengecek korban. Tapi sebelum dicek, korban ternyata sudah meninggal," kata AKP Sukadi, Rabu (15/11/2023) di Denpasar.

Aparat kepolisian datang ke TKP untuk melakukan serangkaian penyelidikan. Petugas mendapati korban dalam posisi tewas terlentang di lantai di samping meja makan. Petugas kepolisian juga memintai keterangan sejumlah saksi.

Dari keterangan Sutini (26), korban memang orangnya jarang komunikasi dan cenderung tertutup. Bahkan korban tidak punya riwayat sakit.

"Sebelumnya korban tidak pernah mengeluh sakit dan orangnya tertutup sehingga saksi tidak mengetahui kalau korban mempunyai riwayat sakit," ungkap AKP Sukadi.

Setelah melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah, petugas Inafis tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, baik akibat benda tajam maupun benda tumpul. Jenazah korban lalu dievakuasi oleh petugas BPBD Kota Denpasar selanjutnya dibawa ke RSUP Prof. Ngoerah Sanglah Denpasar.

"Belum diketahui penyebab dari kematian korban. Hasil pemeriksaan Inafis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban baik akibat benda tajam maupun benda tumpul. Agar dilakukan Otopsi guna mengetahui kematian korban," ucap AKP Sukadi mengakhiri. (hes/sut)