Podiumnews.com / Aktual / News

Tol Bali Mandara Segera Terapkan Nirsentuh

Oleh Editor • 23 November 2023 • 18:20:00 WITA

 Tol Bali Mandara Segera Terapkan Nirsentuh
Jalan Tol Bali Mandara. (bpjt pu)

BADUNG, PODIUMNEWS.com – Sistem transaksi tol nontunai nirsentuh Multi Lane Free Flow (MLFF) di Jalan Tol Bali Mandara segera mulai diterapkan pada Maret 2024 nanti.

MLFF sendiri dikenal sebagai sistem pembayaran tol nontunai nirsentuh. Yaitu pengguna tol tidak perlu lagi berhenti dan mengantri untuk pembayaran di gerbang tol.

Direktur Jalan Bebas Hambatan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Triono Junoasmono mengatakan bahwa saat ini tengah proses transisi untuk penerapan MLFF di Jalan Tol Bali Mandara.

Ia berharap proses ini berjalan dengan cepat. "Makin cepat makin bagus tapi harus kita evaluasi simulasi pelaksanaannya. Perlahan kita hapus penggunaan tapping, tapi saat ini masih hibrid antara MLFF dan tapping," kata Triono, Rabu (23/11/2023) di Badung.

Ia menyebutkan untuk uji coba transisi MLFF pada tahap awal hanya akan diberlakukan di lajur 4 Gerbang Tol Ngurah Rai dan baru akan mulai diterapkan pada seluruh lajur gerbang tol pada Maret 2024.

"Uji coba telah dimulai sejak Minggu kedua November 2023 dan akan terus disempurnakan kesiapan alat dan simulasinya. Direncanakan mulai 12 Desember 2023 hingga Januari 2024 untuk peluncuran uji coba terbatas khususnya bagi kendaraan pegawai pemerintah," sebut Triono.

Di hari yang sama usai peninjuan simulasi penerapan MLFF di Jalan Tol Bali Mandara, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meminta mulai awal penerapan mesti dilakukan sosialisasi yang sangat jelas kepada masyarakat. Terutama bagi yang ingin mencoba teknologi bayar tol tanpa henti tersebut.

"Agar diberikan papan informasi yang jelas untuk jalur khusus uji coba penerapan MLFF sehingga masyarakat siap dari saat sebelum masuk Jalan Tol Bali Mandara," kata Basuki.

Dikatakan Basuki, uji coba MLFF ini adalah transisi, seperti halnya dulu beralih dari transaksi cash menjadi non cash dengan tapping e-money pasti membutuhkan waktu untuk mengubah kebiasaan masyarakat.

"Teknologinya pasti sudah siap, tantangannya bagaimana implementasinya kepada masyarakat. Saya optimis proses ini akan berjalan lancar. Ini proses untuk lebih maju dengan memanfaatkan teknologi," kata Basuki. (adhy/sut)