Podiumnews.com / Aktual / News

Di Kuta, Turis Tewas Usai Minum Obat Kuat

Oleh Editor • 01 Desember 2023 • 20:19:00 WITA

Di Kuta, Turis Tewas Usai Minum Obat Kuat
Korban Shantha Kumar (36) terlentang di kamar hotel tempatnya menginap di Stark Boutique Hotel & Spa, Kuta, pada Kamis (30/11/2023). (foto/hes)

MANGUPURA, PODIUMNEWS.com – Turis pria asal Sri Langka tewas usai konsumsi minuman keras (miras) dan obat kuat pada Kamis (30/11/2023) sore di Kuta, Badung.

Korban bernama Kandiah Sadasivam Shantha Kumar (36) ini tewas di tempatnya menginap di Stark Boutique Hotel & Spa.

Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi menyebutkan korban rencananya menginap di  hotel itu mulai 28 November sampai 2 Desember 2023. Ia nginap bersama teman laki-laki bernama Chamin Lasitha Nishshanka Hitihami Mudiyanselage (33).

AKP Sukadi menuturkan, sebelum kejadian korban menenggak minum miras di dalam kamar bersama Chamin dan satu orang lainnya pada dini hari. Dalam penjelasanya, korban mengaku kepada temannya bahwa sudah mengkonsumsi enam butir obat Vira (obat kejantanan).

Selanjutnya, korban mengajak temannya keluar. Namun, Chamin menolak dan memilih tidur lebih dulu sekitar pukul 04.00. Saksi yang juga berkebangsaan Sri Lanka itu lantas terbangun sekitar pukuk 18.30 WITA.

"Saksi melihat korban masih tidur di atas kasur dengan posisi tengkurap. Namun, ketika saksi berusaha membangunkan korban tidak merespon. Sehingga, minta tolong ke resepsionis untuk memanggilkan dokter," kata AKP Sukadi, Jumat (1/12/2023) di Denpasar.

Korban lantas dibawa ke Klinik Bhakti Vedanta Medical yang berada di depan Hote Stark. Namun dokter menyatakan bahwa korban telah meninggal kurang lebih sekitar 10 jam sebelumnya. Personel Polsek Kuta dan Tim Identifikasi Polresta Denpasar melakukan pemeriksaan jenazah didapati hidung dan mulut korban mengeluarkan busa, lidah tergigit dan menjulur keluar.

Di lokasi, ditemukan muntahan di bawah tempat tidur dan satu botol minuman alkohol Bacardi (kosong), dua kaleng Kratingdaeng (kosong), satu botol Smirnoff (kosong) dan satu pepel obat merk Vira 100 mg (obat kuat).

"Kepastian terkait penyebab meninggalnya korban memerlukan pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut," kata AKP Sukadi.

Jenazah korban dibawa ke RSUP Prof IGNG Ngoerah Denpasar menggunakan ambulans BPBD Badung. Sementara barang-barang milik korban masih berada di dalam kamar, dan temannya pindah ke kamar lain.

"Perlu kiranya dilakukan autopsi untuk mengetahui penyebab kematian korban," ungkapnya. (hes/sut)