Podiumnews.com / Aktual / News

Buruh Proyek Tewas Saat Ngecas HP

Oleh Editor • 08 Desember 2023 • 18:47:00 WITA

Buruh Proyek Tewas Saat Ngecas HP
Ilustrasi buruh proyek tewas kesetrum saat ngecas ponesel. (pixabay)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Hati-hati ngecas handphone (HP), jangan seperti yang dialami buruh bangunan bernama Supriadi (40). Buruh asal Labuhan Haji, Nusa Tenggara Barat itu tewas kesetrum listrik saat ngecas ponsel di proyek bangunan di Jalan Tukad Balian, Renon, Denpasar, Kamis (7/12/2023) malam.

Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar, tewasnya Supriadi kali pertama diketahui oleh rekannya bernama Sudirman (32). Korban ditemukan tewas dalam posisi tengkurap di lantai dua proyek bangunan sekitar pukul 23.30 WITA.

"Korban masih mengenakan baju kaos putih susu, celana pendek warna putih, dan menggunakan tas kompek warna coklat," kata AKP Sukadi, Jumat (8/12/2023) di Denpasar.

Kejadian ini terungkap ketika saksi Sudirman menghantar kedua temanya datang dari Lombok untuk bekerja di proyek tersebut. Tiba di proyek, saksi melihat Supriadi sudah tergeletak dengan posisi tengkurap. Saksi lantas memangil korban, tapi tidak bangun dan tetap diam.

Tidak mendapat respon dari pria yang akrab disapa Mamik tersebut, sehingga saksi turun ke lantai satu dan memanggil rekannya bernama Beni Malo untuk mengecek korban. Hal ini disampaikan langsung ke mandor proyek Surya Diharja (53) untuk dilaporkan kepada polisi.

"Mandor menjelaskan ke polisi kalau korban memang senang tidur di atas karena menurut korban bedeng di bawah panas, sehingga korban lebih sering menyendiri di lantai atas," tuturnya.

Aparat Polsek Denpasar Selatan dan Ident Polresta Denpasar tiba di lokasi untuk melakukan olah TKP. Petugas kepolisian tidak menemukan bukti kekerasan di tubuh korban. Buruh proyek asal Labuhan Haji, Nusa Tenggara Barat itu diduga tewas akibat tersengat arus listrik.

"Paska ditemukan korban dalam posisi memegang handphone yang sedang dicas dan dicolokan tersebut ada salah satu kabel yang terbuka," terangnya.

Setelah memasang police line di TKP, jenazah korban lalu dievakuasi ke RSUP Prof IGNG Ngoerah Denpasar menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar. (hes/sut)