Search

Home / Muda / Kampus

Undiksha Jadikan Mahasiswa Wirausaha Muda

Made Suteja   |    10 Desember 2023    |   18:02:00 WITA

Undiksha Jadikan Mahasiswa Wirausaha Muda
Wakil Rektor Undiksha Prof Artanayasa meninjau salah satu stan pameran produk mahasiswa pada program GDEA 2023, Sabtu (9/12/2023) di Singaraja. (foto/suteja)

SINGARAJA, PODIUMNEWS.com – Untuk mengatasi ketatnya persaingan dunia kerja, Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) mendorong untuk mahasiswa menjadi wirausaha muda.

Demikian terungkap saat Wakil Rektor Undiksha bidang Perencanaan, Keuangan dan Umum Prof Dr I Wayan Artanayasa membuka Ganesha Digital Entrepreneurship Academy (GDEA) 2023, pada Sabtu (9/12/2023) di Singaraja.

Prof Artanayasa mengatakan bahwa hal ini juga sejalan dengan program pemerintah yang terus mendorong peningkatan wirausaha muda. Yang bertujuan untuk memperkuat ketahanan ekonomi dalam menciptakan pertumbuhan yang berkualitas dan berkeadilan di Indonesia.

Lebih lanjut ia menjelaskan, GDEA adalah salah satu program unggulan Undiksha untuk memacu pengembangan minat wirausaha mahasiswa. Tercatat ada 365 mahasiswa yang terlibat dalam program ini. Terdapat 74 ide usaha yang dirintis. Terdiri atas usaha makanan, usaha minuman, industri kreatif, jasa, dan teknologi manufaktur serta budidaya.

Ia menyebutkan, mahasiswa yang berpartisipasi pada program ini tidak hanya dari Undiksha, tetapi juga STIE Satya Dharma. Bahkan kampus dari luar Pulau Bali, yakni Universitas Mataram dan Universitas Badarudim dari Lombok.

Ia lalu menilai berbagai produk yang dihasilkan oleh mahasiswa memiliki kualitas baik, inovatif, dan kreatif. Produk tersebut berpotensi untuk terus dikembangkan. Hal inilah yang didorong oleh Undiksha.

“Sebagian besar yang saya lihat tadi, ada makanan dan saya rasakan kualitasnya bagus, sehingga ini harus dimanfaatkan oleh Kadin Buleleng agar bagaimana anak-anak muda ini bisa menjadi pengusaha,” ujarnya.

Kemudian ia menjelaskan bahwa keterampilan wirausaha sangat penting dimiliki mahasiswa sehingga nantinya dapat menjadi lulusan yang produktif dan kreatif, selain memiliki kompetensi sesuai dengan bidang keilmuannya.

“Produk-produk kecil ini menjadi tumpuan mahasiswa untuk berbuat di masa depan sebelum menjadi PNS misalnya. Sehinga tamatan kita bisa siap guna, siap pakai,” sebutnya.

Produk yang dihasilkan oleh mahasiswa ini juga diinginkan dapat didukung dengan pemasaran berbasis digital untuk memperluas jaringan.

Ketua Panitia I Gusti Lanang Agung Raditya menjelaskan pameran produk ini adalah tahapan dari post immersion. Setiap ide usaha diberikan bantuan finansial untuk membuat produk prototipe, pembuatan produk, dan pembuatan video promosi sebesar Rp 5 juta yang bersumber dari LPDP.

Sebelumnya juga ada tahapan pre immersion. Mahasiswa melaksanakan kegiatan perkuliahan  dengan tema kewirausahaan digital.

Selanjutnya masuk tahap imersion. Mahasiswa mengikuti magang di UKM untuk benar-benar berlatih berwirausaha dan mendapatkan pengalamam dari mentor pelaku UMKM di sekitar Kabupaten Buleleng.

Selain pameran, para mahasiswa berbagai program studi ini juga mengikuti talkshow tentang kisah sukses wirausaha. (suteja)


Baca juga: Mahasiswa Diminta Menjadi Pelopor Pemilih Cerdas