Volume Sampah di Denpasar Meningkat Jelang Nyepi
DENPASAR, PODIUMNEWS.com – Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (Kadis DLHK) Kota Denpasar IB Putra Wirabawa mengungkapkan bahwa rangkaian Hari Suci Nyepi Saka 1946 yang didahului dengan Upacara Melasti dan Pangerupukan memberikan dampak terhadap meningkatnya volume sampah rumah tangga di Kota Denpasar.
Namun demikian, menurut Wirabawa, peningkatan signifikan terjadi saat proses pengarakan ogoh-ogoh malam pengerupukan.
Ia menyebutkan berdasarkan data DLHK Denpasar, peningkatan volume sampah rangkaian Hari Suci Nyepi tercatat meningkat 70-80 ton menjadi 940 ton dibandingkan hari biasa yang berkisar di angka 850 ton.
Di mana, peningkatan volume sampah ini didominasi oleh sisa ogoh-ogoh, sisa upacara dan sisa makanan lantaran antusiasme masyarakat yang tinggi untuk menyaksikan ogoh-ogoh. "Secara keseluruhan sudah dapat dibersihkan secara bertahap," ujarnya, Selasa (12/3/2024) di Denpasar.
Dikatakannya, secara umum DLHK Kota Denpasar setiap menyambut hari besar keagamaan senantiasa selalu bersiaga. Hal ini lantaran lonjakan volume sampah cenderung meningkat saat hari besar keagamaan. Khusus untuk malam Pangerupukan, DLHK Kota Denpasar mengerahkan sebanyak seribu personel, baik itu tenaga kebersihan, tenaga angkutan hingga driver.
Selain itu, sebanyak 25 armada truck dan pikap juga diterjunkan, serta armada Motor Cikar (Moci) sebanyak 10 unit disebar untuk memantau titik-titik pelosok.
"Kami tetap bersiaga kapanpun untuk memastikan kebersihan Kota Denpasar, dan astungkara sudah bisa ditangani meski secara bertahap, kami tetap bersinergi dengan semua elemen hingga desa/lurah guna menangani sampah hari besar keagamaan yakni rangkaian Hari Suci Nyepi ini," jelasnya. (adhi/sut)