Search

Home / Aktual / Hukum

Polisi Selidiki Gudang LPG Meledak Jadi Oplosan Gas

Editor   |    10 Juni 2024    |   19:09:00 WITA

 Polisi Selidiki Gudang LPG Meledak Jadi Oplosan Gas
etugas Damkar Denpasar berusaha memadamkan api yang menghanguskan dua gudang gas LPG di Jalan Cargo Permai, Denpasar, pada Minggu (9/6/2024). (foto/hes)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Kebakaran yang melanda gudang LPG di Jalan Cargo Taman I, Banjar Uma Sari, Ubung Kaja, Denpasar, pada Minggu (9/6/2024), menimbulkan keraguan di masyarakat.

Sejumlah pihak menyebut gudang tersebut pernah digerebek polisi karena mengoplos gas. Bahkan, gudang itu sempat ditutup beberapa bulan dan kemudian beroperasi lagi secara diam-diam. Benarkah gudang tersebut ada praktek pengoplosan gas?

Dikonfirmasi mengenai masalah tersebut, Kabid Humas Polda Bali Kombespol Jansen Avitus Panjaitan menerangkan, Bidang Lab Forensik (Bidlabfor) Polda Bali dan Polresta Denpasar masih melakukan pemeriksaan dan penyelidikan di TKP guna mencari penyebab pasti terbakarnya gudang yang nyaris menewaskan 18 karyawan tersebut.

"Labfor sudah di TKP menyelidiki," ujarnya, Senin (9/6/2024) di Denpasar.

Kombes Jansen mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol Laorens Rajamangapul Heselo. Gudang gas yang terbakar ini memiliki izin sebagai penyalur atau pendistribusian gas. Namun, terkait dugaan pengoplos gas, pihak kepolisian masih menyelidikinya.

Kombes Jansen mengatakan, pimpinanya yakni Kapolda Bali Irjenpol Ida Bagus Kade Putra Narendra sudah memerintahkan seluruh jajaran untuk mendalami dugaan-dugaan tersebut. Instruksi ini diberikan sejak viralnya ucapan pria bernama Wayan Setiawan yang menyebut ada praktek serupa di Mengwi, Badung.

Dengan adanya instruksi Kapolda Bali, jajaran Polresta Denpasar sudah mengambil langkah-langkah penyelidikan untuk membuktikan adanya dugaan pengeplosan gas tersebut.

"Dugaan pengoplosan harus bisa didukung bukti. Jadi sabar ya, masih berproses lidik. Kalau sampai tidak benar, kan kasihan orang sudah mengalami musibah dituduh pula melakukan sesuatu yang tidak dia lakukan," terangnya.

Sementara itu dalam pantauan, petugas dari Labfor Polda Bali berjumlah empat orang bersama anggota kepolisian sudah turun ke lokasi untuk menyelidiki. Namun penyelidikan berlangsung tertutup.

Sementara Kasubbid Fisika dan Komputer Bidang Labfor Polda Bali AKBP Anang Kusnadi menjelaskan, pihaknya belum bisa memastikan penyebab kebakaran. Pihaknya melakukan pembersihan puing-puing lebih dulu sebelum benar-benar melakukan pemeriksaan.

"Kami baru angkat-ngangkat atapnya, baru nyingkirin supaya bisa lihat. Baru awal (olah TKP), nanti kalau sudah beres (pembersihan) semua baru masuk lagi. Belum ada temuan. Kalau gak sore ini, besok pagi (penyelidikan lanjutan)," tuturnya.

Keterangan terpisah, salah seorang warga yang tinggal dekat lokasi mengatakan gudang LPG yang terbakar itu sudah beroperasi sejak 2006. Gudang itu pernah digerebek polisi karena mengoplos gas.

"Ya, dulu gudang ini pernah di digerebek polisi katanya karena masalah pengoplosan, setelah itu tutup. Sekarang gudang itu buka lagi, tapi aktivitasnya agak tertutup," ungkap sumber.

Menariknya, pemilik gudang tersebut dikatakan punya gudang lain di kawasan Denpasar Utara dan Jawa Timur. (hes/suteja)


Baca juga: Polresta Gencar Tertibkan Turis Pakai Nopol Palsu