Podiumnews.com / Aktual / News

Kebakaran Panti Asuhan di Dalung Diduga Akibat Korsleting

Oleh Editor • 04 Agustus 2024 • 20:49:00 WITA

Kebakaran Panti Asuhan di Dalung Diduga Akibat Korsleting
Petugas polisi Polres Badung saat melakukan olah TKP kebakaran di Panti Asuhan Anak Harapan, Dalung, pada Minggu (4/8/2024). (foto/hes)

MANGUPURA, PODIUMNEWS.com -Diduga akibat korsleting listrik, asrama Panti Asuhan Wisma Anak-Anak Harapan (Hope Children’s Home), Jalan Anom, Nomor 2, Banjar Untal-Untal, Dalung, Kuta Utara, Badung, ludes terbakar, pada Sabtu Sabtu (3/8/2024), sekitar pukul 12.20 WITA.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Kebakaran itu menghanguskan aula l, 10 unit kamar dan dapur.

Menurut Kasi Humas Polres Badung Ipda I Putu Sukarma, berdasarkan keterangan sejumlah saksi mata, kebakaran itu diduga akibat korsleting listrik. Pihak kepolisian telah memeriksa keterangan tiga saksi, yakni Arya Zmi Dewa Adifia (16), Fitri Suarini (40), dan Ni Komang Naftalia Kasandra (30).

Saksi Arya Zmi Dewa Adifia menerangkan, sebelum kebakaran terjadi sekitar pukul 12.20 WITA, ia sedang makan siang. Beberapa saat, saksi melihat kabel hitam menempel di triplek yang berisi tiga lubang stop kontak mengeluarkan asap.

Melihat api itu saksi menyemprotkan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Setelah APAR itu habis namun api tidak juga bisa dipadamkan. Api cepat membesar dan menyambar barang mudah terbakar lainnya.

Api makin berkobar hebat, saksi Arya mencari air PDAM mengunakan ember untuk menyiramkan api. Tapi api tidak bisa padan, malah makin melebar. Akhirnya saksi memilih kabur menyelamatkan diri.

"Saksi akhirnya lari keluar untuk menyelamatkan diri," ujarnya, Minggu (4/8/2024) di Mangupura.

Sementara saksi Fitri Suarini menjelaskan, sebelum kejadian dirinya bersama anak-anak panti tengah melakukan persiapan HUT ke 50 panti tersebut. Semua anak-anak sedang beristirahat. Saksi Fitri mengaku api itu muncul di depan ruangan ketua panitia HUT.

Petugas Damkar dari Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Badung langsung mengerahkan sembilan unit mobil pemadam kebakaran di TKP. Tim pemadam kebakaran tiba sekitar pukul 12.45 WITA dan berhasil menjinakan api sekitar pukul 14.20 WITA.

Di lokasi, petugas menemukan terminal kabel colokan yang terbakar. Dari keterangan para saksi, dugaan awal kebakaran itu akibat korsleting listrik. (hes/suteja)