Podiumnews.com / Aktual / News

50 Pemilik Home Stay di Tabanan Ikuti Pelatihan dari Kemenpar

Oleh Podiumnews • 29 Agustus 2019 • 00:07:40 WITA

50 Pemilik Home Stay di Tabanan Ikuti Pelatihan dari Kemenpar
Kepala Bidang Pengembangan SDM Pariwisata dan Hubungan Antarlembaga Kemenpar Ambar Rukmi saat membuka pelatihan Peningkatan Kapasitas Usaha Bidang Home Stay di Desa, Marga, Kabupaten Tabanan, pada Kamis (29/8).

TABANAN, PODIUMNEWS.com - Program Home Stay Desa Wisata yang diluncurkan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bertujuan selain menggerakan sektor pariwisata di Tanah Air, juga mampu berdampak terhadap perekonomian masyarakat sekitar.

Demikian terangkum dalam acara pembukaan pelatihan Peningkatan Kapasitas Usaha Bidang Home Stay yang digelar Kementerian Pariwisata di Desa Marga, Kabupaten Tabanan, pada Kamis (29/8).

Pada pelatihan yang berlangsung selama dua hari dari tanggal 29 sampai 30 Agustus itu, diikuti lebih kurang sekitar 50 pengelola dan pemilik home stay di Kabupaten Tabanan.

Dalam sambutan pembukaan, Kepala Bidang Pengembangan SDM Pariwisata dan Hubungan Antarlembaga Kemenpar Ambar Rukmi mengungkapkan program Home Stay Desa Wisata termasuk dalam tiga program prioritas Kementerian Pariwisata.

Program ini diusung menurutnya, sebagai jawaban atas pemenuhan amenitas dalam bentuk akomodasi dan penginapan.

Dikatakannya, pengembangan Home Stay Desa Wisata memanfaatkan hunian yang sudah ada agar memberikan dampak ekonomi langsung ke masyarakat desa.

Kegiatan pelatihan pengelolaan home stay ini diharapkan mampu mendukung kebutuhan amenitas untuk target 20 juta wisatawan masuk ke Indonesia pada tahun 2019.

“Pengembangan sektor wisata khususnya yang berada di daerah amatlah penting. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan pariwisata, tata kelola destinasi pariwisata, dan kapasitas masyarakat pelaku usaha pariwisata,” tuturnya.

Lebih lanjut menurutnya, Indonesia memiliki potensi keberagaman hunian yang lebih banyak dibandingkan negara ASEAN lainnya dan dapat menjadi aset pariwisata.

“Masyarakat patut bangga dan terus melestarikan budaya asli. Tidak hanya dalam bentuk bangunan, adat istiadat dan budaya setempat pun dapat menjadi nilai jual, sehingga perlu dilestarikan. Wisatawan akan sangat tertarik dengan kekayaan budaya setempat,” katanya.

Salah satu nilai unik dari Home Stay Desa Wisata adalah pengalaman berbeda dengan hotel, yaitu mengusung konsep home sharing, tinggal bersama penduduk dan melakukan aktivitas bersama-sama.

Hadir pula dalam pembukaan kegiatan pelatihan tersebut Plt Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Tabanan I Putu Puja Astawa dan Ketua Litbang Bapedal Provinsi Bali Ida Bagus Wiratmaja. (ISU/PDN)