Podiumnews.com / Aktual / Hukum

Presiden Minta Draf Revisi UU KPK Dipelajari Hati-hati

Oleh Podiumnews • 09 September 2019 • 18:09:14 WITA

Presiden Minta Draf Revisi UU KPK Dipelajari Hati-hati
Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly

JAKARTA, PODIUMNEWS.com - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H. Laoly bersama Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko dipanggil oleh Presiden Joko Widodo, di Istana Negara, Jakarta, Senin (9/9).

Keduanya dipanggil Kepala Negara untuk diberikan draf revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Saya diberikan draf revisi Undang-Undang KPK untuk saya pelajari. Itu saja dulu,” kata Yasonna saat ditanya wartawan sekeluarnya dari Istana Negara.

Draf revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK itu sebelumnya telah disetujui sebagai Rancangan Undang-Undang (RUU) inisiatif DPR dalam Sidang Paripurna pada Kamis (5/9) pekan lalu.

Pemerintah, lanjut Yasonna, akan mempelajari draf revisi undang-undang tersebut.

Ia mengungkapkan, Presiden Joko Widodo mengarahkan agar draft revisi undang-undang tersebut dipelajari dengan hati-hati.

Beberapa poin penting dalam draf revisi UU KPK itu, di antaranya adanya Dewan Pengawas KPK. Kemudian diperbolehkannya KPK menghentikan penyidikan dan penuntutan tindak pidana korupsi  apabila penyidikan dan penuntutannya tidak selesai dalam jangka waktu paling lama satu tahun. (COK/PDN)