Rafi Tega Curi Barang Rumah Si Penolong
DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Air susu dibalas dengan air tuba, begitulah pribahasa yang tepat diberikan kepada pelaku Rafi (39).
Dia tega mengembat kulkas, televisi dan kasur dari rumah M Nanang Fauzi (42) di Jalan Nusa Kambangan Gang VII/8, Jematang, Desa Dauh Puri Kauh, Denpasar Barat.
Padahal selama ini korban telah menolong memberikan tempat tinggal gratis alias tidak bayar kepada pelaku. Setelah dilaporkan korban kepada polisi, pelaku Rafi ditangkap.
Polisi masih memburu dua pelaku lain yakni Taufik dan J yang sudah masuk dalam Daftar Pencaharian Orang (DPO).
Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi, pencurian itu diketahui pada Kamis (14/2/2025) sekitar pukul 11 30 WITA. Korban terkejut barang-barang di dalam rumahnya sudah hilang, terdiri dari kasur, televisi dan kulkas.
"Korban sempat mengusir para pelaku dari rumahnya karena sering ribut," kata AKP Sukadi, Minggu (16/2/2025) di Denpasar.
Menurut penuturan korban, ia dikenalkan pelaku dan Taufik oleh Pak Rahmat pada bulan Agustus 2024. Lalu, Taufik disuruh tinggal di rumah korban sambil bersih-bersih karena rumah dalam keadaan kosong tidak berpenghuni.
"Taufik diminta tinggal di rumah korban karena kosong dan untuk bersih bersih rumah," ujar AKP Sukadi.
Beberapa hari kemudian, Taufik mengajak temannya bernama Rafi (pelaku) untuk tinggal di rumah tersebut. Namun, pada Rabu (12/2/2025), korban mengusir Taufik karena kedapatan ribut dengan seseorang di rumah korban.
Sehingga Taufik berjanji akan keluar dari rumah korban, pada Kamis (13/2/2025). Korban lantas mengecek rumahnya apakah Taufik sudah pergi. Namun, korban terkejut barang-barang miliknya di kamar sudah hilang, terdiri dari kasur, televisi dan kulkas.
Korban yang tinggal di Padangsambian, Denpasar Barat itu mencoba menghubungi Taufik dan Rafi, namun nomor ponselnya tidak aktif. Merasa dirugikan korban lapor ke Polsek Denpasar Barat.
Dari hasil penyelidikan, polisi menangkap pelaku Rafi dalam sebuah pengerebekan di depan Kuburan Badung, pada Jumat (14/2/2025). Sedangkan, dua pelaku lain yakni Taufik dan J kabur, dan masih dalam pengejaran.
"Saat ini pelaku telah diamankan di Polsek Denpasar Barat untuk dilakukan pemeriksaan lebih intensif," pungkasnya. (hes/suteja)