Podiumnews.com / Aktual / News

Kemkomdigi Dorong Kolaborasi Perkuat Keamanan Siber

Oleh Podiumnews • 01 Maret 2025 • 16:23:00 WITA

Kemkomdigi Dorong Kolaborasi Perkuat Keamanan Siber
Wamenkomdigi Nezar Patria. (Foto:istimewa)

JAKARTA, PODIUMNEWS.com -Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mendorong langkah konkret kolaborasi antar pemangku kepentingan untuk memperkuat keamanan siber nasional.

Keamanan siber merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat.

"Misalnya, hari ini kita menyaksikan peluncuran program Cyber Safe Kids oleh Palo Alto Networks dan Komunitas Perempuan Keamanan Siber Indonesia. Ini sebuah langkah konkret untuk meningkatkan kesadaran keamanan digital sejak dini," kata Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patroa, Sabtu (1/3/2025).

Nezar menyatakan bahwa sektor swasta, termasuk perusahaan teknologi nasional dan global, memegang peranan penting sebagai mitra pemerintah dalam mencegah ancaman siber, pengembangan kapasitas, dan perlindungan infrastruktur.

"Pemerintah Indonesia telah menyadari sepenuhnya tantangan keamanan siber sehingga telah melakukan berbagai langkah strategis dengan membuka kolaborasi antara semua pihak," sambungnya.

"Pertama, langkah regulasi. Kami memiliki seperangkat regulasi untuk mengatasi ancaman ini seperti Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP) yang disahkan pada tahun 2022, yang secara komprehensif mengatur perlindungan data pribadi untuk pertama kalinya di Indonesia," jelasnya.

Menurut Nezar, UU PDP telah mengamanatkan standar keamanan yang tinggi bagi Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE).

Selain itu, Kemkomdigi sudah menerbitkan Pedoman Etika teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang secara khusus memastikan pengembangan dan penerapan AI yang bertanggung jawab di Indonesia.

"Soal regulasi keamanan siber, saat ini sedang berlangsung diskusi yang bertujuan untuk membuat regulasi yang melindungi infrastruktur penting masyarakat tanpa menghambat inovasi digital," kata dia.

Kemkomdigi juga menyiapkan program keamanan informasi yang merupakan inisiatif dalam penerapan standar keamanan untuk sistem elektronik publik, audit keamanan aplikasi, dan memfasilitasi sertifikasi keamanan untuk kementerian, lembaga, hingga pemerintah daerah.

"Terakhir soal kerja sama internasional. Kementerian Komdigi secara aktif berpartisipasi dalam Kerja Sama Keamanan Siber ASEAN, bermitra dengan negara-negara lain dan pertukaran intelijen ancaman internasional untuk membangun ketahanan siber nasional," tutur Wamenkomdigi.

Ia juga menegaskan bahwa keamanan siber harus diutamakan sebelum terjadinya insiden yang membahayakan.

"Mari kita jadikan keamanan siber sebagai prioritas dalam setiap inovasi digital yang kita lakukan. Kita juga gunakan AI dan teknologi canggih secara bijak dan bertanggung jawab untuk melindungi ruang digital kita, bukan untuk merusaknya. Dan mari kita nyalakan semangat untuk selalu selangkah lebih maju dari para penjahat siber," pungkas Wamenkomdigi. (fathur)