Podiumnews.com / Aktual / Ekonomi

Disperindag Bali Temukan Pangkalan LPG Nakal

Oleh Editor • 04 Maret 2025 • 01:30:00 WITA

Disperindag Bali Temukan Pangkalan LPG Nakal
Petugas Disperindag Bali dengan Pertamina dan Hiswana Migas melaksanakan sidak pangkalan LPG di Denpasar, Senin (3/3/2025). (foto/fathur)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com – Dinas Perindustrian dan Perdaganan (Disperindag) Bali kembali menemukan pangkalan LPG nakal saat inspeksi mendadak (sidak) dengan Pertamina dan Hiswana Migas di Denpasar, pada Senin (3/3/2025).

Koordinator Tim Pengawasan Terpadu Disperindag Bali, I Wayan Pasek Putra menyebutkan bahwa dari lima pangkalan yang disidak, tiga diantaranya dianggap bermasalah serius.

“Pertama, ada pangkalan yang terdaftar dalam sistem, tetapi ketika dicek oleh tim, tidak ditemukan aktivitas apa pun. Selain itu, ada satu pangkalan aktif yang masih memasang Harga Eceran Tertinggi (HET) lama sebesar Rp14.500. Artinya, agen yang membawahi pangkalan tersebut tidak pernah melakukan pembinaan,” jelasnya.

Selain itu, tidak ditemukan tabung LPG di pangkalan, sementara penyaluran LPG 3 kg dari agen masih berlangsung. Ke mana LPG tersebut disalurkan masih didalami oleh Pertamina Patra Niaga dan Disperindag Bali.

“Kami dari tim satgas sudah membuat surat pernyataan bermaterai yang ditandatangani oleh pangkalan-pangkalan yang tidak tertib,” imbuh Pasek Putra.

Menurutnya, jumlah pangkalan LPG di Kota Denpasar mencapai 953, dengan jatah maksimal 50 tabung LPG per hari untuk masing-masing pangkalan. Dengan jumlah tersebut, seharusnya pasokan LPG 3 kg mencukupi kebutuhan masyarakat di Kota Denpasar.

Sales Branch Manager IV Bali Pertamina, Zico Aldillah Syahtian mengatakan bahwa baik agen maupun pangkalan LPG 3 kg yang tidak tertib akan dikenakan sanksi tegas hingga Pemutusan Hubungan Usaha (PHU).

Ia menegaskan bahwa alamat pangkalan yang terdaftar harus sesuai dengan kondisi sebenarnya.

“Jangan sampai alamatnya ada, tetapi tidak ada aktivitas yang berlangsung. Selain itu, papan nama pangkalan juga harus ditempatkan di lokasi yang mudah dilihat oleh masyarakat, agar mereka mengetahui keberadaan pangkalan LPG 3 kg di sekitar mereka,” ujarnya. (fathur/suteja)