Bali Gebrak Pelaku Wisata Soal Sampah
DENPASAR, PODIUMNEWS.com – Bali tak main-main soal sampah! Pemprov Bali menyiapkan jurus pamungkas: insentif gede dan sanksi pedas buat pelaku usaha pariwisata. Ini bukan sekadar omongan, tapi bukti keseriusan Pulau Dewata menjaga kebersihan lingkungan.
Rabu (18/3/2025), Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLH) Provinsi Bali menggelar rapat koordinasi (rakor) yang bikin pelaku usaha pariwisata deg-degan. Plt Kepala Dinas KLH Provinsi Bali, I Made Rentin, menegaskan, ini bagian dari Percepatan Program Super Prioritas Mendesak (PSPM) yang diinstruksikan langsung oleh Gubernur Bali, Wayan Koster.
"Jangan anggap remeh! Kami akan sanksi tegas hotel, restoran, dan mal yang bandel soal sampah plastik sekali pakai dan pengelolaan sampah berbasis sumber," ujar Rentin dengan nada serius.
Tapi, jangan langsung ciut! Pemprov Bali juga menyiapkan hadiah menggiurkan: Rp500 juta sampai Rp1 miliar! Hadiah ini khusus buat desa adat dan pelaku usaha yang sukses mengelola sampah.
"Ini bentuk apresiasi buat mereka yang peduli lingkungan. Kami ingin semua termotivasi," imbuh Rentin.
Langkah ini diambil karena Bali sadar, pariwisata yang maju harus diimbangi lingkungan yang bersih. Jangan sampai wisatawan kabur karena sampah berserakan.
"Kami ingin pelaku usaha pariwisata lebih bertanggung jawab. Ini demi Bali yang lebih baik," tegas Rentin. (fathur/suteja)