Podiumnews.com / Aktual / Pemerintahan

Denpasar Alokasikan 20 Bedah Rumah

Oleh Editor • 25 Maret 2025 • 03:16:00 WITA

Denpasar Alokasikan 20 Bedah Rumah
Walikota Jaya Negara menyerahkan bantuan rumah layak huni kepada keluarga I Nyoman Sunartha, Senin (24/3/2024) di Denpasar. (foto/fathur)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar mengalokasikan anggaran untuk membedah 20 unit rumah tidak layak huni pada tahun 2025.

Hal ini diungkapkan Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, saat menyerahkan bantuan rumah layak huni kepada keluarga I Nyoman Sunartha di Desa Peguyangan Kaja, Denpasar Utara, Senin (24/3/2024).

"Tahun 2025, kami sudah menganggarkan bantuan bedah rumah atau perbaikan rumah tidak layak huni sebanyak 20 unit," ujar Jaya Negara.

Langkah ini, kata dia, adalah bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah kota untuk meningkatkan kualitas hidup warganya, terutama mereka yang kurang mampu.

Penyerahan bantuan rumah kepada I Nyoman Sunartha, seorang pemungut sampah dan petugas kebersihan, merupakan contoh nyata implementasi program tersebut.

Rumah yang direnovasi total, termasuk perlengkapan rumah tangga, menelan biaya Rp 40,5 juta. Program ini melibatkan gotong royong antara Dinas Sosial, warga desa, relawan, dan berbagai yayasan.

Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar, IGA Laxmi Saraswaty menekankan bahwa program ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, termasuk Yayasan Bina Ilmu Korea Selatan dan Kasta Company yang turut menyumbangkan bantuan sembako.

"Rehabilitasi rumah ini diberikan kepada salah satu masyarakat Desa Peguyangan Kaja bernama I Nyoman Sunartha yang kesehariannya menjadi pemungut sampah serta petugas kebersihan," ungkap Laxmi.

Jaya Negara menambahkan, bantuan bedah rumah akan terus ditingkatkan di masa mendatang, termasuk penyediaan perlengkapan rumah tangga.

"Hal ini utamanya untuk membantu masyarakat Kota Denpasar, sehingga perbaikan rumah dapat lebih baik lagi dengan dilengkapi berbagai perabotan, dan mencapai rumah sehat layak huni yang berkelanjutan," katanya.

Pemerintah Kota Denpasar berharap, program ini dapat memberikan dampak positif bagi warga kurang mampu dan menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya penanganan rumah tidak layak huni. (fathur/suteja)