Podiumnews.com / Aktual / News

Pengawasan Pintu Masuk Bali Diperketat Pasca Arus Balik Lebaran

Oleh Editor • 07 April 2025 • 22:34:00 WITA

Pengawasan Pintu Masuk Bali Diperketat Pasca Arus Balik Lebaran
Polisi melakukan pemeriksaan terhadap masyarakat yang memasuki Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk, Senin (7/4/2025). (foto/hes)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Guna mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat yang memasuki Bali pasca arus balik Lebaran 1446 H, Kepolisian Daerah (Polda) Bali meningkatkan pengawasan di pintu masuk Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana. Langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan Pulau Dewata.

Personel Polda Bali yang tergabung dalam Operasi Ketupat Agung-2025 melakukan pemeriksaan ketat terhadap identitas, barang bawaan, dan kendaraan yang melintas. Pemeriksaan ini juga melibatkan unit anjing pelacak (K9) untuk mendeteksi potensi penyelundupan barang terlarang dan berbahaya.

"Pemeriksaan yang diperketat ini bertujuan untuk menjaga keamanan Bali. Petugas tidak hanya mengamankan arus mudik, tetapi juga fokus pada pemeriksaan barang yang masuk," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Bali, Komisaris Besar (Kombes) Polisi Ariasandy, Senin (7/4/2025) di Denpasar.

Ariasandy menjelaskan, pengawasan difokuskan di lima pintu masuk utama Bali, yaitu Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Pelabuhan Gilimanuk, Pelabuhan Padang Bai, Pelabuhan Benoa, dan Pelabuhan Celukan Bawang. Pemeriksaan meliputi identitas penumpang, kendaraan, dan barang bawaan.

"Tujuan utama dari operasi ini adalah menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas)," tegasnya.

Pengawasan ketat ini tidak hanya berlaku pasca Lebaran 1446 H, tetapi akan terus dilakukan secara humanis untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Polda Bali bekerja sama dengan instansi terkait seperti TNI, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan, dan PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) untuk memastikan kelancaran lalu lintas dan keselamatan publik.

"Kami mengimbau masyarakat untuk mematuhi aturan dan melaporkan hal-hal mencurigakan," tambah Ariasandy.

Dengan pengamanan yang ditingkatkan ini, diharapkan arus balik Lebaran 2025 dapat berjalan lancar dan aman tanpa gangguan yang membahayakan keamanan dan ketertiban masyarakat. (hes/suteja)