Podiumnews.com / Aktual / News

Putri Koster: Sampah, Tanggung Jawab Rumah Tangga

Oleh Editor • 11 April 2025 • 07:36:00 WITA

 Putri Koster: Sampah, Tanggung Jawab Rumah Tangga
Putri Koster saat dialog interaktif di Radio Elkoga, Denpasar, Kamis (10/4/2024). (foto/fathur)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Putri Koster, kembali menegaskan pentingnya pengelolaan sampah berbasis sumber. Ia menekankan, masyarakat harus memiliki kesadaran dan tanggung jawab pribadi dalam mengelola sampah yang dihasilkan sehari-hari, dimulai dari rumah tangga.

"Jangan hanya berpikir pengelolaan sampah adalah urusan pemerintah karena sudah bayar iuran. Pengelolaan sampah berbasis sumber itu penting, setiap individu dan rumah tangga harus bisa mengelola sampah mereka," ujarnya dalam dialog interaktif di Radio Elkoga, Denpasar, Kamis (10/4/2024).

Putri Koster mencontohkan, sampah organik dapat diolah di rumah dengan membuat "teba modern," lubang khusus untuk menampung sampah organik. Sementara itu, sampah non-organik dan residu dapat diangkut ke Tempat Pengolahan Sampah Reuse, Reduce, dan Recycle (TPS3R). Bahkan, bekas "canang," sesaji dalam upacara adat Hindu Bali, pun dapat dibawa pulang dan diolah di teba modern.

Ia juga menekankan peran desa adat dan bendesa dalam memastikan sistem pengelolaan sampah berjalan efektif, melalui regulasi dan penyediaan fasilitas yang memadai.

Perbekel Desa Punggul, Kadek Sukarma, sependapat dengan Putri Koster. Ia menilai, aturan desa yang tegas sangat diperlukan. Setiap desa memiliki karakteristik wilayah dan penduduk yang berbeda, sehingga kepala desa harus mampu menegakkan regulasi sekaligus melakukan pendekatan persuasif kepada warga.

Senada, Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Bali, Agus Astapa, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk aktif berperan dalam menciptakan lingkungan Bali yang bersih dan bebas sampah. "Kita harus menjadi contoh bagi orang lain, terutama tetangga terdekat," katanya.

Dialog interaktif ini merupakan bagian dari Gerakan Bali Bersih Sampah Plastik, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah. (fathur/suteja)