Podiumnews.com / Aktual / Pemerintahan

Denpasar Dorong Kolaborasi Bali Maju Bersama

Oleh Podiumnews • 18 April 2025 • 22:49:00 WITA

Denpasar Dorong Kolaborasi Bali Maju Bersama
Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa dalam kesempatan penandatanganan Naskah kesepakatan bersama para bupati se-Bali dan dipimpin langsung oleh Gubernur Bali, Wayan Koster, Jumat (18/4) di Gedung Kertha Sabha, Rumah Jabatan Gubernur Bali. (Foto: Dewa)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Pemerintah Kota Denpasar menunjukkan komitmen kuat dalam tata kelola kolaboratif regional dengan menandatangani Naskah Kesepakatan Bersama bersama Pemerintah Provinsi Bali dan kabupaten lainnya, Jumat (18/4/2025).

Langkah ini dipandang sebagai wujud interdependensi yang strategis untuk pembangunan Bali yang berkelanjutan dan merata.

Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, hadir langsung dalam penandatanganan yang dipimpin Gubernur Bali, Wayan Koster, di Gedung Kertha Sabha.

Kehadiran jajaran pimpinan Pemkot Denpasar, termasuk Ketua DPRD dan Sekda, menggarisbawahi keseriusan Denpasar dalam sinergi pembangunan ini.

Fokus utama kesepakatan mencakup Bantuan Keuangan Khusus (BKK) untuk proyek strategis di enam kabupaten di luar Sarbagita, serta revitalisasi Trans Metro Dewata (TMD) di kawasan metropolitan yang melibatkan Denpasar.

Kontribusi Denpasar, bersama Badung dan Gianyar, melalui skema penyisihan 10% Pajak Hotel dan Restoran (PHR), menjadi elemen kunci dalam pemerataan pembangunan.

Arya Wibawa menegaskan bahwa Pemkot Denpasar menyambut baik semangat kolaborasi ini.

"Sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota adalah kunci untuk mempercepat pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat Bali secara keseluruhan," ujarnya.

Lebih lanjut, Arya Wibawa menyoroti bahwa dukungan Denpasar terhadap BKK merupakan wujud komitmen untuk memperkuat wilayah lain di Bali.

"Kami percaya bahwa kemajuan Bali adalah kemajuan bersama. Dengan membantu saudara-saudara kita di kabupaten lain, kita memperkuat fondasi Bali secara keseluruhan," tambahnya.

Terkait TMD, keterlibatan Denpasar dalam skema pendanaan operasional (70% dari kabupaten/kota Sarbagita) menunjukkan kesadaran akan pentingnya transportasi publik yang terintegrasi untuk mengatasi masalah kemacetan di wilayah perkotaan.

Langkah ini juga sejalan dengan visi Denpasar untuk mewujudkan kota yang layak huni dan berkelanjutan.

"Proyek-proyek strategis yang didukung oleh BKK ini akan menjadi pendorong utama dalam pembangunan wilayah perkotaan yang inklusif dan berkelanjutan, termasuk di Denpasar," pungkas Arya Wibawa, menekankan bahwa inisiatif ini akan selaras dengan prioritas pembangunan Kota Denpasar.

Langkah Pemkot Denpasar dalam mendukung kesepakatan ini menjadi sinyal kuat akan pentingnya kolaborasi dan interdependensi antar wilayah dalam mewujudkan visi pembangunan Bali yang lebih maju dan merata.

Kontribusi Denpasar tidak hanya bersifat finansial, tetapi juga menunjukkan kepemimpinan dalam membangun ekosistem tata kelola yang solid di Pulau Dewata. (fathur)