Denpasar Genjot Infrastruktur Pendidikan, Bangun Lima Sekolah Baru
DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikpora) menunjukkan komitmen kuat dalam memajukan sektor pendidikan dengan membangun lima gedung sekolah baru pada tahun 2025.
Langkah ini sejalan dengan visi Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju, yang menekankan pentingnya pendidikan berkualitas.
Kepala Dinas Dikpora Kota Denpasar, AA Gede Wiratama, saat dikonfirmasi pada Jumat (25/4/2025), menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur pendidikan ini merupakan wujud nyata upaya pemerintah kota dalam meningkatkan mutu pendidikan.
"Kami akan terus memperkuat infrastruktur pendidikan di Kota Denpasar demi memberikan fasilitas belajar yang memadai dan nyaman bagi seluruh siswa. Kami meyakini bahwa pendidikan yang bermutu adalah fondasi utama untuk melahirkan generasi penerus yang cerdas dan berprestasi," ujarnya.
Adapun lima proyek pembangunan gedung sekolah baru tersebut meliputi pembangunan gedung tiga lantai untuk SDN 14 Padangsambian, SMPN 16 Denpasar, SDN 1 Sesetan, SDN 6 Panjer, serta pembangunan gedung baru SMPN 17 Denpasar. Total anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan kelima gedung sekolah ini mencapai Rp 84,6 miliar.
"Pembangunan gedung-gedung sekolah baru ini adalah bagian dari strategi kami untuk meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh di Kota Denpasar. Kami berharap, dengan fasilitas yang lebih baik, proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih efektif dan kondusif," ungkap Wiratama.
Dengan rampungnya pembangunan lima gedung sekolah baru ini, diharapkan kualitas pendidikan di Kota Denpasar akan semakin meningkat dan kenyamanan belajar siswa akan terjamin.
Pemerintah Kota Denpasar berkomitmen untuk terus berinovasi dan bekerja keras dalam mewujudkan visi pendidikan yang unggul.
"Kami juga berharap pembangunan ini dapat memotivasi siswa untuk belajar lebih giat dan meraih prestasi yang lebih tinggi. Pemerintah Kota Denpasar akan terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan di segala lini," imbuh Wiratama. (fathur)