Podiumnews.com / Aktual / News

Gubernur Koster Lantik Pejabat Tinggi, Tekankan Kerja Keras dan Inovasi

Oleh Podiumnews • 10 Mei 2025 • 19:53:00 WITA

Gubernur Koster Lantik Pejabat Tinggi, Tekankan Kerja Keras dan Inovasi
Gubernur Bali Wayan Koster, dalam acara pelantikan berlangsung di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, pada Jumat (9/5/2025). (Foto: Dewa)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Sebanyak 21 Pejabat Pimpinan Pratama (Eselon II) di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali resmi dilantik oleh Gubernur Bali Wayan Koster. Acara pelantikan berlangsung di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, pada Jumat (9/5/2025).

Dalam amanatnya, Gubernur Koster menekankan pentingnya integritas, kreativitas, dan inovasi bagi para pejabat yang baru dilantik. Ia juga meminta mereka untuk selalu memberikan kinerja terbaik dalam mengemban tugas dan tanggung jawab.

"Ibaratnya seperti mengenyam pendidikan, selalu memberikan nilai terbaik dengan belajar yang keras, begitu juga ketika menjabat, harus bekerja ekstra keras," tegas Gubernur Koster di hadapan para pejabat yang dilantik, Ketua Komisi I DPRD Bali I Nyoman Budiutama, Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra, serta jajaran pejabat Pemprov Bali lainnya.

Gubernur asal Sembiran ini juga mengingatkan agar seluruh pejabat yang dilantik, baik melalui jalur mutasi maupun promosi, dapat bekerja secara solid dan menghilangkan ego sektoral sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing.

"Tidak ada pegawai Dinas A atau B, anda semua satu gerbong Pegawai Pemprov Bali dengan komando Sekda Bali," ujarnya.

Koster menjelaskan bahwa pengisian jabatan kali ini telah menerapkan sistem merit, yang didasarkan pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja ASN secara adil dan tanpa diskriminasi.

Ia meyakini kualitas para pejabat yang dilantik karena penempatan mereka telah disesuaikan dengan bidang dan kompetensi masing-masing.

"Sistem merit di Bali juga sudah diakui sangat bagus oleh Menpan RB dan Mendagri, dan sudah dilaksanakan sejak periode pertama saya. Jadi tidak ada jual beli jabatan yang merusak tatanan birokrasi sehingga tidak ada lagi orang-orang yang tidak kompeten menjadi pejabat," tegasnya.

Ia menambahkan bahwa proses seleksi telah dilakukan dengan memperhatikan golongan, masa kerja, hasil uji kompetensi manajemen talenta, serta rekam jejak para calon pejabat.

Sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Bali, Gubernur Koster optimistis bahwa para pejabat yang dilantik adalah individu-individu terbaik yang dimiliki Pemprov Bali.

Ia mengajak mereka untuk segera mengakselerasi pelaksanaan program-program di periode kedua kepemimpinannya, yang tertuang dalam visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, Melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana Dalam Bali Era Baru.

"Tidak ada istilah santai di periode kedua ini, saya akan mengajak semua untuk gas mengeksekusi program baik masalah infrastruktur, sampah hingga masalah energi di Bali," imbuhnya.

Untuk itu, ia menginstruksikan para pejabat yang baru dilantik untuk memahami secara mendalam visi misi Provinsi Bali serta memperluas wawasan dengan membaca dokumen Haluan Pembangunan Bali Masa Depan, 100 Tahun Bali Era Baru 2025-2125.

"Ini gerbong yang saya ajak untuk lima tahun ke depan, lima tahun yang merupakan pondasi Bali Era Baru 100 tahun ke depan, jadi mari kita bekerja keras, fokus, tulus nindihin gumi Bali dan jangan pernah sekalipun untuk korupsi," tandasnya.

Beberapa program prioritas yang harus segera diselesaikan pada periode kedua kepemimpinannya antara lain pembangunan infrastruktur secara masif di kawasan Sarbagita untuk memperlancar transportasi. Ia menargetkan pembangunan fisik dapat dimulai pada tahun 2026 dan mencapai 70% penyelesaian sebelum masa jabatannya berakhir pada tahun 2029.

Selain itu, percepatan pembentukan Perda dan Pergub, termasuk Perda tentang Pembatasan Alih Fungsi Lahan Produktif dan Perda Toko Jaringan Modern, juga menjadi perhatian utama. (fathur)