Satgas Buleleng Awasi Dana Ormas Lebih Ketat
BULELENG, PODIUMNEWS.com – Pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Premanisme dan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Bermasalah di Kabupaten Buleleng tidak hanya bertujuan untuk pengawasan dan penindakan, tetapi juga memberikan perhatian khusus pada transparansi pendanaan ormas. Langkah ini ditegaskan seiring dengan pembentukan Satgas sebagai respons terhadap instruksi Menteri Dalam Negeri.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Buleleng, Komang Kappa Tri Aryandono, menjelaskan bahwa salah satu fokus utama Satgas yang baru dibentuk adalah memastikan pengelolaan dana ormas, termasuk potensi hibah, dilakukan secara akuntabel dan transparan. Hal ini disampaikan usai rapat pembentukan Satgas pada Rabu (14/5/2025) di Singaraja.
“Salah satu hal yang menjadi perhatian publik adalah isu pendanaan ormas. Kami ingin memastikan bahwa pemberian hibah kepada ormas akan dilakukan secara transparan dan berdasarkan pengajuan yang sah,” ujar Kaban Kappa. Ia menambahkan, untuk tahun ini belum ada ormas yang menerima hibah karena memang tidak ada pengajuan yang masuk. Penjelasan ini sekaligus menjadi penegasan komitmen Pemkab Buleleng terhadap pengelolaan keuangan yang bersih.
Satgas yang memiliki empat bidang utama, termasuk Pencegahan dan Komunikasi Publik, Intelijen, Penindakan, serta Rehabilitasi, akan melibatkan berbagai instansi terkait seperti Polres Buleleng, Kodim, Kejaksaan, BIN, Kementerian Agama, dan perangkat daerah lainnya. Keterlibatan lintas sektor ini diharapkan dapat memperkuat pengawasan secara menyeluruh, termasuk aspek finansial ormas.
Meskipun saat ini 79 ormas di Buleleng beroperasi tanpa indikasi masalah, langkah antisipatif melalui Satgas ini tetap dipandang penting. Pengawasan terhadap potensi penyimpangan, termasuk dalam hal pendanaan, menjadi salah satu prioritas kerja Satgas yang akan segera dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buleleng.
Langkah-langkah inspeksi dan monitoring akan segera diimplementasikan setelah struktur Satgas terbentuk secara resmi. Pemerintah Kabupaten Buleleng berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan memastikan tidak ada celah bagi penyalahgunaan dana maupun aktivitas ormas yang meresahkan.
Koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Bali juga akan dilakukan untuk menyelaraskan kebijakan terkait pengawasan ormas dan pendanaannya. Pemkab Buleleng menargetkan pembentukan Satgas ini rampung dalam waktu dekat, sebagai wujud keseriusan dalam menciptakan lingkungan yang kondusif dan transparan.
“Kami ingin memastikan bahwa Kabupaten Buleleng tetap menjadi wilayah yang aman, damai, dan terbebas dari segala bentuk premanisme maupun aktivitas ormas yang menyimpang dari ketentuan yang berlaku, termasuk dalam hal pengelolaan keuangan,” pungkas Kaban Kappa. (suteja)