Podiumnews.com / Aktual / News

Dari Puskesmas ke Pasar, PKK Tabanan Tak Tinggal di Panggung Seremoni

Oleh Podiumnews • 23 Mei 2025 • 21:03:00 WITA

Dari Puskesmas ke Pasar, PKK Tabanan Tak Tinggal di Panggung Seremoni
Ketua TP PKK Tabanan Ny. Rai Wahyuni Sanjaya memimpin langsung kegiatan sosial dan pemeriksaan kesehatan dalam Gebyar Aksi Sosial PKK di Desa Batannyuh, Marga, Jumat (23/5/2025), bagian dari rangkaian HKG ke-53. (Foto: Dewa)

TABANAN, PODIUMNEWS.com  — Di tengah rutinitas seremoni yang sering hanya berhenti pada spanduk dan pidato, Tim Penggerak PKK Kabupaten Tabanan justru bergerak jauh ke akar rumput.

Dipimpin langsung oleh Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, mereka menghadirkan layanan nyata dalam “Gebyar Aksi Sosial PKK Tabanan” serangkaian Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53, Jumat (23/5/2025).

Bukan sekadar simbolik, kegiatan ini menjangkau lebih dari 4.000 warga di seluruh kabupaten dari puskesmas-puskesmas pelosok hingga wantilan di Desa Batannyuh, Kecamatan Marga.

Pemeriksaan IVA, operasi katarak, pembagian kacamata, hingga posyandu balita, remaja, dan lansia dilakukan serentak di 20 puskesmas.

Tak berhenti di layanan medis, kegiatan juga menyentuh ekonomi lewat pembagian sembako dan dukungan usaha mikro kader PKK.

“Saya tidak ingin kegiatan PKK hanya ramai di atas panggung. Harus ada dampak langsung, berkelanjutan, dan bisa dirasakan masyarakat, terutama kelompok rentan,” tegas Ny. Rai Wahyuni, saat meninjau langsung pelaksanaan layanan kesehatan dan sosial.

Dari mobil perpustakaan keliling hingga dapur lansia yang menyerupai pasar rakyat, Ketua TP PKK Tabanan itu memimpin dengan pendekatan menyapa, menyentuh, dan menggerakkan.

Ia memulai pagi dengan membaca nyaring bersama anak-anak PAUD, lalu menyalurkan makanan bergizi, ikan, dan susu dalam Gerakan Makan Ikan (GMI) untuk cegah stunting.

Kegiatan “Penggak PKK”  pasar simulasi untuk lansia  menjadi momen yang paling mencolok. Sebanyak 125 lansia diajak “berdagang” dengan membawa pulang beras, minyak, dan sayuran secara gratis.

Ini bukan aksi karitatif biasa, melainkan upaya mengembalikan rasa dihargai dan dilibatkan.

“Semua usia kami sentuh. Dari balita hingga lansia. Dari puskesmas ke pasar, dari posyandu ke panggung. Inilah bentuk PKK yang kami perjuangkan tidak tinggal di papan nama,” kata Bunda Rai.

Apresiasi datang dari warga dan jajaran kecamatan. Ketua TP PKK Kecamatan Marga, Ny. Primayani Sugiharta, menyebut kegiatan ini meninggalkan kesan kuat bagi warganya.

“Tidak semua pejabat mau turun langsung dan bicara langsung dengan warga kami. Bantuan ini menyeluruh, nyata, dan mengangkat semangat warga kami,” ucapnya.

PKK juga membuka ruang bagi kader di seluruh desa menampilkan produk unggulan UP2K, mulai dari makanan olahan hingga kerajinan tangan.

Tak ada batas antara acara sosial dan pemberdayaan ekonomi; semua dikemas dalam satu ruang interaksi hidup.

Lebih dari seremoni, kegiatan ini memperlihatkan wajah PKK Tabanan yang bergerak dengan strategi, empati, dan kehadiran langsung.

Di tangan Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, organisasi ini menjelma bukan sekadar pelengkap protokoler, tetapi sebagai kekuatan sosial yang hidup. (fathur)