Podiumnews.com / Aktual / Pemerintahan

Denpasar Akan Lantik Hampir 4000 PPPK pada 1 Juni

Oleh Podiumnews • 23 Mei 2025 • 21:26:00 WITA

Denpasar Akan Lantik Hampir 4000 PPPK pada 1 Juni
Ilustrasi ribuan calon PPPK Kota Denpasar mengikuti apel menjelang pelantikan di lapangan terbuka, mengenakan seragam putih-hitam, sebagai bagian dari persiapan prosesi pengambilan sumpah massal tahap pertama Tahun Anggaran 2024. (Foto: Dewa)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com — Pemerintah Kota Denpasar menjadwalkan pelantikan dan pengambilan sumpah sebanyak 3.926 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi tahun anggaran 2024 tahap pertama.

Pelantikan ini akan digelar pada Minggu, 1 Juni 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Kesaktian Pancasila.

Informasi ini disampaikan oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Denpasar, I Wayan Sudiana, saat ditemui di kantornya, Jumat (23/5/2025).

“Untuk tahap pertama, sebanyak 3.926 orang PPPK akan mengikuti pelantikan dan pengambilan sumpah. Prosesi diawali dengan upacara Mejaya-Jaya khusus bagi pegawai beragama Hindu,” jelas Sudiana.

Rangkaian kegiatan akan dimulai dengan gladi pelantikan pada Jumat, 30 Mei 2025. Adapun lokasi acara pelantikan direncanakan di kawasan Titik Nol Kilometer, Lapangan Puputan Badung, Denpasar.

Sudiana menambahkan bahwa pemilihan tanggal 1 Juni bukan tanpa alasan. Pelantikan bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila dimaksudkan sebagai pengingat tanggung jawab moral dan ideologis para pegawai terhadap pengabdian mereka sebagai bagian dari aparatur negara.

“Kita harapkan momentum ini menjadi refleksi serta semangat baru bagi PPPK untuk mengabdi dengan dedikasi tinggi dan menjunjung nilai-nilai luhur Pancasila,” tegasnya.

Sebagai bagian dari persiapan, BKPSDM Kota Denpasar telah merilis Surat Keputusan (SK) pengangkatan bagi seluruh calon PPPK. Dokumen tersebut dapat diunduh secara daring oleh masing-masing pegawai mulai 23 Mei 2025.

Pelantikan massal ini menjadi salah satu agenda penting dalam proses penguatan sumber daya aparatur Pemkot Denpasar, sekaligus wujud konkret peningkatan kapasitas birokrasi yang adaptif dan profesional. (fathur)