Podiumnews.com / Aktual / News

Ban Pecah, Ambulans Tabrak Grand Max di Teuku Umar

Oleh Podiumnews • 24 Mei 2025 • 20:06:00 WITA

Ban Pecah, Ambulans Tabrak Grand Max di Teuku Umar
Petugas mengevakuasi korban dan kendaraan yang terlibat kecelakaan di Jalan Teuku Umar, Denpasar Barat, Jumat (23/5/2025). Ban pecah diduga menjadi penyebab hilangnya kendali kendaraan. (Foto:Hes).

 

DENPASAR, PODIUMNEWS.com — Kecelakaan lalu lintas melibatkan ambulans Puskesmas IV Denpasar Selatan dan mobil Daihatsu Grand Max terjadi di Jalan Teuku Umar, Denpasar Barat, Jumat (23/5/2025) sekitar pukul 05.20. Insiden ini menyebabkan tiga orang luka-luka, dua di antaranya tenaga medis.

Mobil ambulans Suzuki APV dengan pelat DK 9050 A bertabrakan dengan Daihatsu Grand Max berpelat N 8847 BJ di depan dealer Honda Astra Motor. Ketiga korban langsung dilarikan ke RSUP Prof Ngoerah, Sanglah.

AAINDA, tenaga medis yang berada di dalam ambulans, mengalami luka robek di telinga kiri.

Satu rekannya, IARP, mengalami patah tulang pada ibu jari kaki kanan. Sementara sopir ambulans, IDGAS, hanya mengalami luka ringan berupa lecet pada kelopak mata.

Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi, kecelakaan terjadi ketika mobil Grand Max melaju dari arah selatan ke utara, sementara ambulans datang dari arah berlawanan.

"Sesampainya di Km 2 Jalan Teuku Umar, ban belakang kanan mobil Grand Max pecah, sehingga pengemudi kehilangan kendali," kata Sukadi, Jumat (23/5/2025).

Mobil Grand Max oleng ke kanan, masuk ke jalur berlawanan, dan langsung bertabrakan dengan ambulans yang datang dari arah utara. Kedua kendaraan mengalami kerusakan parah pada bagian depan.

Kecelakaan juga sempat menyebabkan kemacetan. Arus lalu lintas yang semula lengang mendadak tersendat karena posisi kendaraan masih berada di badan jalan. Kemacetan bertambah parah karena banyak pengendara melambatkan laju kendaraan dan berhenti di lokasi kejadian.

“Sempat terjadi kemacetan, namun segera teratasi setelah personel Satlantas tiba di lokasi,” ujar Sukadi. Ia juga mengimbau agar pengendara selalu memeriksa kelayakan kendaraan sebelum digunakan. (hes/fathur)