Podiumnews.com / Aktual / News

Putri Koster Ingatkan Generasi Muda Tak Jadi Penonton di Negeri Sendiri

Oleh Podiumnews • 27 Mei 2025 • 11:43:00 WITA

Putri Koster Ingatkan Generasi Muda Tak Jadi Penonton di Negeri Sendiri
Ny. Putri Koster menyampaikan pesan kepada generasi muda Bali agar berani tampil dan mengambil peran dalam pelestarian seni daerah, saat latihan bersama Sakaa Gong SMKN 5 Denpasar, Senin (26/5/2025). Ia menekankan pentingnya tidak menjadi penonton di panggung budaya sendiri. (Foto: Dewa)

DENPASAR,PODIUMNEWS.com – Ny. Putri Koster mengingatkan generasi muda Bali agar tidak hanya menjadi penonton dalam panggung kebudayaan milik sendiri.

Hal itu disampaikannya saat mengikuti latihan bersama kelompok Sakaa Gong SMKN 5 Denpasar, Senin (26/5/2025).

“Jangan sampai kita punya panggung, tapi orang lain yang menari di atasnya. Anak-anak kita yang harus mengisi,” ujar Putri Koster di hadapan para siswa.

Pernyataan itu merujuk pada pembangunan Pusat Kebudayaan Bali (PKB) yang saat ini sedang dirancang Pemerintah Provinsi Bali. Kompleks kebudayaan seluas 326 hektare tersebut akan dilengkapi 12 panggung seni, dan menurut Putri Koster, harus dimanfaatkan oleh generasi muda Bali sendiri.

Sebagai mantan seniman panggung dan pemeran drama klasik TVRI Bali, Putri Koster juga akan turut serta dalam Karnaval Pancasila dan Pentas Budaya Nusantara “Rumah Kakek Festival 2025” pada 1 Juni mendatang. “Kepada anak-anak, Ibu sampaikan jangan takut berolah seni,” katanya.

Tak hanya bicara seni, dalam kapasitasnya sebagai Duta Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber Palemahan Kelas (PSBS PADAS), Putri Koster juga menyinggung krisis lingkungan akibat salah kelola sampah.

“Kita sudah 41 tahun salah dalam mengelola sampah, sehingga Desa Suwung menjadi korban. Ketika saya masuk ke sana, saya sedih melihatnya,” katanya.

Ia memperkenalkan tiga sistem pengelolaan yang mulai diperkenalkan kepada masyarakat: Tong Edan untuk mengolah limbah dapur menjadi eco-enzyme, Teba Modern untuk membuat kompos dari sampah organik, serta pemilahan sampah anorganik dan residu ke TPS3R atau TPST.

Kepala SMKN 5 Denpasar, I Made Budi Astika, menyatakan bahwa siswa sangat antusias bisa berlatih bersama Putri Koster.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang memberikan ruang bagi generasi muda tampil dalam berbagai ajang seni dan budaya. (fathur)