Podiumnews.com / Aktual / News

Giri Prasta: Pers Harus Jadi Penjaga Budaya dan Demokrasi

Oleh Podiumnews • 30 Mei 2025 • 20:38:00 WITA

Giri Prasta: Pers Harus Jadi Penjaga Budaya dan Demokrasi
Wakil Gubernur Bali Nyoman Giri Prasta saat memberikan sambutan dalam pembukaan Konferensi Provinsi PWI Bali Tahun 2025 di Gedung PWI Denpasar, Jumat (30/5/2025). (Foto: Dewa)

DENPASAR, PODIUMNEWS.com – Wakil Gubernur Bali Nyoman Giri Prasta menghadiri pembukaan Konferensi Provinsi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bali Tahun 2025 di Gedung PWI Denpasar, Jumat (30/5/2025).

Dalam kegiatan yang menjadi agenda penting bagi insan pers Bali ini, Giri Prasta menekankan peran strategis jurnalisme dalam pembangunan daerah dan pelestarian nilai-nilai budaya lokal.

"Pembangunan daerah tidak akan berjalan maksimal tanpa dukungan aktif dari kalangan pers," ucapnya.

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh anggota PWI Bali untuk terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dalam menyampaikan informasi yang mendidik dan membangun kesadaran masyarakat.

"Pemerintah provinsi terbuka terhadap kritik dari media, selama disampaikan secara proporsional dan membangun," tegasnya.

Ia menambahkan bahwa kebebasan pers adalah prinsip yang dijunjung tinggi, termasuk jika kritik tersebut ditujukan kepadanya secara pribadi, selama disampaikan secara konstruktif.

Di hadapan peserta konferensi, Giri Prasta turut mengingatkan bahwa kemajuan pembangunan tidak boleh menggerus jati diri Bali sebagai daerah yang berakar kuat pada budaya dan adat.

"Dalam konteks ini, media diharapkan berperan aktif sebagai bagian dari pelestarian nilai-nilai luhur, bukan sebaliknya," terangnya.

Ia juga menyinggung tantangan terkini dunia jurnalisme, khususnya maraknya media tidak kredibel yang dapat merusak kepercayaan publik.

PWI Bali, menurutnya, harus tetap menjaga marwah organisasi dan meningkatkan standar profesionalisme serta integritas anggotanya.

"Konferensi ini diharapkan melahirkan kepemimpinan yang mampu mengayomi seluruh anggota dan menjaga arah organisasi tetap pada jalur etika jurnalistik," sambungnya.

Giri Prasta menekankan bahwa siapa pun yang terpilih, harus siap mengemban tanggung jawab menjaga kepercayaan publik terhadap pers.

Koordinator Daerah PWI Pusat, Muhammad Haris Sadikin, yang hadir mewakili Ketua PWI Pusat, dalam sambutannya menyebut bahwa peran pers sangat menentukan arah pembangunan.

Ia mengajak PWI Bali untuk terus menjadi pelopor jurnalisme yang profesional, akurat, dan bertanggung jawab di tengah derasnya informasi tidak valid.

Sementara itu, Plt. Ketua PWI Bali I Wayan Dira Arsana menyampaikan bahwa insan pers di Bali menjunjung tinggi kebebasan yang bertanggung jawab.

Ia juga menegaskan komitmen PWI Bali untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menyampaikan informasi yang bermanfaat dan membangun.

Saat ini, PWI Bali memiliki sekitar 500 anggota, dan ke depan akan dilakukan pendataan ulang guna memperkuat basis organisasi serta memastikan seluruh anggota memenuhi standar profesionalisme.

Konferensi PWI Bali 2025 menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi pers di tengah perubahan zaman, sembari tetap berpijak pada nilai-nilai budaya dan kearifan lokal yang menjadi ciri khas Bali. (fathur)