Podiumnews.com / Aktual / Pemerintahan

Badung–Fujisawa Jalin Diplomasi Virtual Bahas Sampah dan SDM

Oleh Editor • 12 Juni 2025 • 17:41:00 WITA

Badung–Fujisawa Jalin Diplomasi Virtual Bahas Sampah dan SDM
Bupati Badung Adi Arnawa saat berdiskusi virtual dengan Pemerintah Kota Fujisawa, Jepang, Kamis (12/6/2025). (foto/adi)

BADUNG, PODIUMNEWS.com – Pemerintah Kabupaten Badung menjalin komunikasi diplomatik dengan Pemerintah Kota Fujisawa, Jepang, melalui pertemuan virtual yang digelar Kamis (12/6/2025) dari Ruang Rapat Bupati Badung. Diskusi lintas negara ini membahas rencana kerja sama strategis di bidang pengelolaan sampah, transportasi berkelanjutan, pengembangan pariwisata, dan pelestarian budaya.

Pertemuan daring yang dipimpin langsung oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa turut dihadiri Kepala Dinas Kebudayaan Gede Eka Sudarwitha dan Kepala Bagian Kerja Sama Ida Ayu Yutri Indahgustari. Dari pihak Jepang, sambutan disampaikan langsung oleh Wali Kota Fujisawa, Prefektur Kanagawa.

“Badung memiliki tantangan serius dalam pengelolaan sampah dan infrastruktur akibat tingginya kunjungan wisatawan. Kami ingin membuka ruang kerja sama strategis untuk studi banding, pelatihan SDM, dan alih pengetahuan dari kota-kota maju seperti Fujisawa,” ujar Bupati Adi Arnawa.

Ia menegaskan bahwa kerja sama ini akan difokuskan pada aspek keberlanjutan, termasuk peningkatan kapasitas tenaga kerja lokal dan teknologi ramah lingkungan. Pemkab Badung juga telah menyampaikan surat pernyataan minat untuk menjalin Nota Kesepahaman (MoU) dengan Fujisawa sebagai dasar kerja sama resmi.

Wali Kota Fujisawa menyambut baik inisiatif tersebut dan mengapresiasi keterbukaan Pemerintah Kabupaten Badung. Ia menyoroti pentingnya kerja sama yang berbasis nilai budaya dan keberlanjutan. Fujisawa sendiri dikenal sebagai destinasi wisata utama di Jepang dengan lebih dari 20 juta kunjungan per tahun.

Kota ini juga rutin menggelar Enoshima Bali Sunset, festival kebudayaan Indonesia yang sudah berjalan selama 18 tahun, menampilkan seni dan kuliner Bali. Wali Kota berharap dokumen formal kerja sama bisa segera ditandatangani sebagai dasar program lintas sektor yang berdampak nyata.

Pertemuan ini menandai langkah konkret Badung dalam membangun jejaring diplomasi internasional berbasis kebutuhan lokal. Pemerintah daerah berharap kolaborasi ini dapat menjawab tantangan aktual sektor pariwisata dengan pendekatan inovatif dan berkelanjutan.

(adi/suteja)