Podiumnews.com / Aktual / News

Jokowi Minta Pengamanan Pejabat Negara Diperkuat

Oleh Podiumnews • 10 Oktober 2019 • 21:49:41 WITA

Jokowi Minta Pengamanan Pejabat Negara Diperkuat
Seskab Pramono Anung

JAKARTA, PODIUMNEWS.com - Paska peristiwa penusukan terhadap Menko Polhukam Wiranto, di alun-alun Menes, Pandeglang, Banten, Kamis (10/10) siang, Presiden Joko Widodo (Jokowi)langsung mengintruksikan agar pengamanan pejabat negara diperkuat dan terkoordinasi dengan baik.

“Ketika kejadian kebetulan saya dengan Presiden dan Mensesneg, Presiden langsung memberikan arahan agar semua pejabat sekarang ini, dalam kondisi yang seperti ini untuk melakukan pengamanan,” kata Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung usai menjenguk Menko Polhukam Wiranto di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (10/10) malam.

Menurut Pramono, pada era Jokowi justru sebagian pejabat menteri dan lainnya enggan menggunakan pengawalan. Namun melihat peristiwa yang dialami Wiranto, ancaman dari kelompok tertentu itu sudah sangat begitu riil.

“Sehingga dengan demikian Presiden telah meminta kepada kita, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) dan Sekretaris Kabinet (Seskab) untuk segera mengoordinasikan pengamanan terhadap pejabat negara,” ungkap Pamono.

Mengenai bagaimana bentuk pengamannya, menurut Promono, tidak perlu terlalu berlebihan tetapi kewaspadaan tetap menjadi hal yang sangat penting dan harus diperhatikan.

Mengenai kondisi Menko Polhukam Wiranto, Pramono Anung mengatakan, setelah melalui proses operasi selama tiga jam, kondisinya sudah mulai stabil.

“Beliau sekarang menempati ruang ICU untuk menstabilkan,” terang Pramono seraya menambahkan, mengenai kondisi terkini dari Wiranto lebih baik disampaikan resmi dari pihak rumah sakit.

Namun demikian ia memastikan proses operasi berjalan dengan baik. “Yang jelas saya melihat langsung beliau, setelah proses operasi dimasukkan ke ICU, dan penanganannya sangat baik sekali,” ungkap Pramono. (COK/PDN)