DENPASAR, PODIUMNEWS.com - Kemacetan panjang sepanjang hampir 8 kilometer terjadi di akses menuju Pelabuhan Penyeberangan Ketapang, Banyuwangi. Situasi ini langsung direspons cepat oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dengan mengerahkan puluhan kapal dan melakukan koordinasi lintas instansi. Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, menjelaskan bahwa kemacetan disebabkan oleh kombinasi antara gangguan cuaca ekstrem dan aksi demonstrasi sopir truk yang menutup pintu masuk pelabuhan pada 1 Agustus lalu. “Penumpukan kendaraan tidak terjadi begitu saja. Ada cuaca ekstrem yang memaksa pelabuhan ditutup, dan demonstrasi sopir yang memperparah kondisi. Kami sudah ambil langkah taktis untuk menormalkan situasi,” kata Masyhud dalam keterangan tertulis, Minggu (3/8/2025). Ia menegaskan, penutupan pelabuhan selama 29 dan 30 Juli dilakukan untuk menjamin keselamatan pelayaran. Gelombang tinggi dan angin kencang membahayakan kapal dan penumpang jika dipaksakan beroperasi. Sebagai respons, Ditjen Hubla mengerahkan total 27 kapal penyeberangan yang tersebar di dua dermaga: 19 unit di Dermaga MB dan 8 unit di Dermaga LCM. Setiap kapal dijadwalkan menempuh 8 trip per hari demi mempercepat rotasi penyeberangan. “Kami utamakan keselamatan tanpa mengesampingkan kelancaran pelayanan publik. Saat ini arus kendaraan sudah mulai bergerak bertahap,” ujarnya. Cuaca per Sabtu (2/8) tercatat cerah berawan menurut data BMKG, dengan kecepatan angin 6–20 knot dan tinggi gelombang antara 0,4 hingga 1,8 meter. Jarak pandang laut mencapai 8 kilometer. Kemenhub juga telah berkoordinasi dengan pihak ASDP, operator kapal, dan aparat setempat untuk pengaturan lalu lintas di sekitar pelabuhan serta pengamanan di lapangan. Pemantauan antrean dan keberangkatan kapal dilakukan secara real-time. “Kami imbau masyarakat dan pengguna jasa pelabuhan untuk tetap tenang, mengikuti arahan petugas, dan tidak panik. Seluruh pihak terus bekerja maksimal agar kondisi segera kembali normal,” tandas Masyhud. (riki/sukadana)
Baca juga :
• Tabrakan Beruntun di Denpasar, Pelajar Asal Abiansemal Tewas
• Dua Mayat Korban Tenggelam di Pantai Mengening Ditemukan
• Tiga Orang Terseret Arus Deras di Pantai Mengening Mengwi