Podiumnews.com / Aktual / Pemerintahan

Badung Siapkan Jalan Alternatif Mangupura–Beringkit

Oleh Nyoman Sukadana • 16 November 2025 • 19:17:00 WITA

Badung Siapkan Jalan Alternatif Mangupura–Beringkit
Bupati Adi Arnawa memberikan keterangan kepada wartawan usai Rapat Paripurna DPRD Badung, Minggu (16/11/2025). (foto/angga)

MANGUPURA, PODIUMNEWS.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung menegaskan kesiapan membangun sejumlah jalan alternatif untuk memperkuat konektivitas Mangupura dengan kawasan Beringkit serta desa-desa penyangga di sekitarnya. Komitmen ini disampaikan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Badung pada Minggu (16/11/2025).

Dalam keterangannya, Bupati Arnawa menyebut kebutuhan jalan alternatif kini semakin mendesak seiring meningkatnya mobilitas masyarakat, pertumbuhan pusat ekonomi baru, dan perkembangan wilayah Mangupura sebagai pusat pemerintahan.

“Kami tidak bisa hanya bergantung pada satu jalur utama. Mobilitas dan kebutuhan masyarakat terus berkembang. Karena itu, Pemkab Badung akan membangun beberapa jalan alternatif untuk memperlancar akses,” ujar Arnawa.

Bupati Arnawa menjelaskan bahwa arah pengembangan Mangupura mengalami perubahan selama beberapa dekade. Pertumbuhan kota kini bergerak ke wilayah barat dan melibatkan desa-desa penyangga yang berkembang pesat.

“Kota Mangupura ini sebuah desain besar,” jelasnya. “Dari beberapa zaman, pergerakan kota sudah berubah ke barat. Desa-desa penyangga ikut berkembang, dan infrastruktur harus mengikuti pola itu supaya kota tetap tertata dan nyaman,” imbuhnya.

Menurutnya, pembangunan jalan alternatif merupakan investasi jangka panjang bagi pemerataan pertumbuhan di Badung. “Kami membangun bukan hanya untuk tahun ini. Kami membangun untuk sepuluh sampai dua puluh tahun ke depan,” katanya.

Pemkab Badung kini menyiapkan beberapa jalur pendukung, termasuk akses penghubung Mangupura–Beringkit, jalur distribusi barang, dan jalur pelayanan untuk desa-desa penyangga. Kajian teknis dan perencanaan awal tengah dilakukan agar pembangunan berjalan efektif.

Pasar Beringkit, Pusat Aktivitas Ekonomi Baru

Usai rapat paripurna, Bupati Arnawa juga menegaskan bahwa Pasar Beringkit kini disiapkan menjadi pusat kegiatan ekonomi rakyat yang lebih besar dan modern. Karena itu, penyediaan akses jalan alternatif yang memadai menjadi prioritas penting.

“Pasar Beringkit itu sangat kaya. Komoditasnya banyak, aktivitasnya hidup. Ini bukan pasar biasa, ini tempat masyarakat berkumpul dan beraktivitas,” kata Arnawa.

Menurutnya, Beringkit tidak akan dikembangkan hanya sebagai pasar tradisional, melainkan sebagai kawasan terintegrasi. “Orang datang ke Beringkit nanti bukan hanya belanja sembako,” lanjutnya. “Ada kuliner, ada area hiburan, ada kegiatan seni. Kawasan ini punya potensi besar untuk berkembang.”

Ketersediaan jalur alternatif menjadi syarat mutlak bagi penguatan posisi Beringkit sebagai pusat pertumbuhan baru.

“Akses itu harga mati. Kalau jalannya macet atau jalur cuma satu, pertumbuhan akan terhambat. Karena itu kami siapkan beberapa jalur sekaligus,” tegas Arnawa.

Pemkab Badung menetapkan koridor Mangupura–Beringkit sebagai fokus pengembangan yang menghubungkan pusat pemerintahan, pusat ekonomi rakyat, dan desa-desa penyangga. Jalan alternatif diharapkan memperlancar pergerakan masyarakat sekaligus mendukung distribusi barang dan jasa.

“Kami ingin pertumbuhan tidak terpusat di satu tempat saja. Dengan jalan alternatif, masyarakat dari berbagai wilayah bisa terhubung lebih cepat, aktivitas ekonomi berjalan lancar, dan distribusi barang lebih efisien,” ucap Adi Arnawa.

Ia menegaskan bahwa pembangunan jalan alternatif akan dikerjakan bertahap sesuai prioritas kebutuhan masyarakat.

“Yang utama adalah manfaatnya langsung dirasakan warga. Jalan adalah kebutuhan dasar, dan kami punya tanggung jawab untuk memenuhinya,” tambahnya.

Bupati Arnawa menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tetap menjadi agenda utama Badung. “Badung harus tumbuh merata. Tidak hanya pariwisata, tetapi seluruh wilayahnya. Jalan alternatif ini adalah langkah pertama menuju itu,” tegasnya.

(angga/sukadana)